Press Release
PRESS RELEASE Aktivitas G. Sinabung – Sumatera Utara 13 Agustus 2020

Jumat, 14 Agustus 2020 05:57:34 WIB

Image

Secara geografis, G. Sinabung terletak pada posisi koordinat 3°10' LU dan 98°23,5' BT, dengan ketinggian puncak 2460 m dpl. Secara administratif G. Sinabung masuk ke dalam wilayah Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dan diamati secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) yang berada di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Tingkat aktivitas G. Sinabung adalah Level III (Siaga) sejak 20 Mei 2019.
 
Data pemantauan:
1.    Visual: Paska dua kali erupsi pada 8 Agustus 2020, erupsi terjadi pada tanggal 10 Agustus 2020 sebanyak dua kali kejadian, menghasilkan kolom erupsi berwarna putih kelabu setinggi 200 sd 5000 m dari atas puncak. Pada 13 Agustus 2020  hingga pukul 21.41 WIB terjadi 7 kali erupsi, menghasilkan kolom erupsi berwarna kelabu intensitas sedang, setinggi maksimum 2000 m dari atas puncak. Kolom erupsi bergerak ke arah timur, tenggara dan selatan.
 
2. Kegempaan: jenis gempa yang terekam selama 8 hingga 12 Agustus adalah 4 kali gempa Letusan, 86 kali gempa Hembusan, 2 kali gempa Tornillo, 15 kali gempa Low Frequency,  99 kali gempa Vulkanik Dalam, 3 kali gempa Tektonik Lokal, 7 kali gempa Tektonik Jauh, dan Tremor menerus. Rangkaian erupsi pada 13 Agustus 2020 didominasi oleh Tremor menerus dengan amplitudo maksimum 0,5 – 15 mm (dominan 3 mm).
 
Analisis:
1.    Rekaman tremor menerus menunjukkan proses migrasi magma masih terjadi dari kedalaman sampai permukaan.
2.    Rangkaian erupsi pada 13 Agustus 2020 dan karakter erupsinya menunjukkan ada potensi erupsi eksplosif yang menghasilkan  awan panas letusan.
 
Potensi  bahaya:
Mengingat sifat dan karakter erupsi G. Sinabung saat ini letusan bersamaan dengan kejadian awan panas, maka  ancaman bahayanya yaitu hujan abu lebat di sekitar puncak dan lereng G. Sinabung. Material abu dapat terbawa ke daerah yang lebih jauh dari puncak, tergantung arah dan kecepatan angin.
 
Kesimpulan:
Aktivitas erupsi G. Sinabung masih terjadi, namun potensi bahaya arah sebaran produk erupsi dan luncuran awan panas masih dalam radius Kawasan rawan bencana yang direkomendasikan. Tingkat aktivitas G. Sinabung adalah Level III (SIAGA).  
 
Rekomendasi:
Dalam tingkat aktivitas Level III (SIAGA) agar Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G.Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.
 
Sumber data:
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Badan Geologi
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM