Laporan Aktivitas
Level III (Siaga)
Merapi, Sabtu - 15 Januari 2022, periode 00:00-06:00 WIB

Dibuat oleh, Heru Suparwaka


Gunung Api Merapi terletak di Kab\Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl

Merapi, Sabtu - 15 Januari 2022
Pengamatan Visual

Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga kencang ke arah timur, selatan dan barat.

Keterangan Lainnya

Angin seputar puncak kencang dan membentuk awan lentikulair.

Klimatologi

Cuaca berawan hingga mendung, angin lemah hingga kencang ke arah timur, selatan dan barat. Suhu udara sekitar 13-21°C. Kelembaban 70-89%. Tekanan udara 567-717 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

43 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-40 mm dan lama gempa 21-151 detik.


1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2 mm, dan lama gempa 22 detik.


1 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2 mm, S-P 0.3 detik dan lama gempa 7 detik.


1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3 mm, S-P 7.6 detik dan lama gempa 55 detik.


Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.