Laporan Aktivitas
Level III (Siaga)
Ili Lewotolok, Sabtu - 15 Januari 2022, periode 00:00-06:00 WITA

Dibuat oleh, Nandra Widyawanto, A.Md.


Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kab\Kota Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl

Ili Lewotolok, Sabtu - 15 Januari 2022
Pengamatan Visual

Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan, angin lemah ke arah timur.

Keterangan Lainnya

Rekaman didominasi oleh noise.

Klimatologi

Cuaca berawan, angin lemah ke arah timur. Suhu udara sekitar 25.6-26.7°C. Kelembaban 73.6-78.7%.

Pengamatan Kegempaan

4 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 20-34 mm, dan lama gempa 28-33 detik.


18 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 8.4-19.2 mm, dan lama gempa 13.6-43.7 detik.


1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 10 mm, S-P 3.8 detik dan lama gempa 34 detik.


1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 10.7 mm, S-P 15.8 detik dan lama gempa 108.8 detik.


1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5-1.5 mm, dominan 1 mm.


Rekomendasi

[1] Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak/kawah G. Ili Lewotolok. Masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak/kawah G. Ili Lewotolok.
[2] Mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya maka masyarakat yang berada disekitar G. Ili Lewotolok agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
[3] Mengingat abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor di sekeliling G. Ili Lewotolok maka masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar mewaspadai ancaman lahar terutama disaat musim hujan.
[4] Seluruh masyarakat maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan status maupun rekomendasi G. Ili Lewotolok setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play. Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation).
[5] Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Lembata, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Ili Lewotolok yang tidak jelas sumbernya.
[6] Pemerintah Daerah, BPBD Provinsi dan Kabupaten agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.