Laporan Aktivitas
Level III (Siaga)
Ili Lewotolok, Kamis - 25 November 2021, periode 00:00-24:00 WITA

Dibuat oleh, Nandra Widyawanto, A.Md.


Gunung Api Ili Lewotolok terletak di Kab\Kota Lembata, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.272°LU, Longitude 123.505°BT dan memiliki ketinggian 1423 mdpl

Ili Lewotolok, Kamis - 25 November 2021
Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-800 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah tenggara dan barat.

Keterangan Lainnya

Nihil

Klimatologi

Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah tenggara dan barat. Suhu udara sekitar 25.2-32.6°C. Kelembaban 67.4-77.7%. Intensitas curah hujan 0.4 mm per hari.

Pengamatan Kegempaan

29 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 8.9-25.2 mm, dan lama gempa 30.6-103 detik.


134 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 6-15 mm, dan lama gempa 16.5-92 detik.


24 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 5.9-11.9 mm, dan lama gempa 51.4-140.3 detik.


1 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 5 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 9 detik.


1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 5 mm, S-P 5.2 detik dan lama gempa 50.7 detik.


4 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 9.2-12.6 mm, S-P 15.6-19.3 detik dan lama gempa 54.6-86.3 detik.


3 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5-3 mm, dominan 1 mm.


Rekomendasi

[1] Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak/kawah G. Ili Lewotolok. Masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak/kawah G. Ili Lewotolok.
[2] Mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya maka masyarakat yang berada disekitar G. Ili Lewotolok agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
[3] Mengingat abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor di sekeliling G. Ili Lewotolok maka masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok agar mewaspadai ancaman lahar terutama disaat musim hujan.
[4] Seluruh masyarakat maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan status maupun rekomendasi G. Ili Lewotolok setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play. Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation).
[5] Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Lembata, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Ili Lewotolok yang tidak jelas sumbernya.
[6] Pemerintah Daerah, BPBD Provinsi dan Kabupaten agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos PGA Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.