Laporan Aktivitas
Level III (Siaga)
Merapi, Senin - 14 Juni 2021, periode 00:00-24:00 WIB

Dibuat oleh, Alzwar Nurmanaji, A.Md


Gunung Api Merapi terletak di Kab\Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl

Merapi, Senin - 14 Juni 2021
Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 30-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah barat.

Keterangan Lainnya

Nihil

Klimatologi

Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah barat. Suhu udara sekitar 15-28°C. Kelembaban 65-90%. Tekanan udara 568-709 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

4 kali gempa Awan Panas Guguran dengan amplitudo 20-60 mm dan lama gempa 61-99 detik.


188 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-20 mm dan lama gempa 7-134 detik.


12 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-13 mm, dan lama gempa 8-32 detik.


11 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-10 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 4-24 detik.


1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 6 mm, S-P 5.4 detik dan lama gempa 36 detik.


Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.