Laporan Aktivitas
Level III (Siaga)
Merapi, Selasa - 04 Mei 2021, periode 00:00-24:00 WIB

Dibuat oleh, Heru Suparwaka


Gunung Api Merapi terletak di Kab\Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl

Merapi, Selasa - 04 Mei 2021
Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut, timur, tenggara dan barat.

Keterangan Lainnya

Nihil

Klimatologi

Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut, timur, tenggara dan barat. Suhu udara sekitar 15-29°C. Kelembaban 59-94%. Tekanan udara 566-943 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

1 kali gempa Awan Panas Guguran dengan amplitudo 45 mm dan lama gempa 146 detik.


145 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-26 mm dan lama gempa 8-107 detik.


8 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-7 mm, dan lama gempa 13-46 detik.


1 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 8 mm, dan lama gempa 13 detik.


21 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 3-11 mm, S-P 0.3-0.8 detik dan lama gempa 5-10 detik.


3 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 24-75 mm, dan lama gempa 12-20 detik.


1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 6 mm, S-P 2 detik dan lama gempa 107 detik.


Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.