Laporan Singkat Gerakan Tanah

Rabu, 21 Juli 2021 - 2 minggu yang lalu

09:21:30 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon, Maluku

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 21 Juli 2021 pukul 09:21:30 WIB

Gerakan tanah terjadi di Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon, Maluku pada Sabtu, 17 Juli 2021 pukul 00:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -3.6829696 LU dan 128.1896567 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.

a) Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsor susulan.
b) Segera memasang garis pengaman disekitar lokasi longsoran untuk meningkatkan kewaspadaan masayarakat disekitar lokasi bencana.
c) Tidak melakukan aktivitas yang terlalu dekat dengan area longsoran karena sewaktu waktu dapat terjadi longsor susulan.
d) Mendirikan tanggul penahan longsor sebagai cara untuk tidak semakin meluasnya area longsoran.
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail

Rabu, 14 Juli 2021 - 3 minggu yang lalu

14:40:33 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Muara Pangi, Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi

Tanggapan dibuat oleh M. Nizar Firmansyah, S.T., M.T., 14 Juli 2021 pukul 14:40:33 WIB

Gerakan tanah terjadi di Muara Pangi, Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Jambi pada Sabtu, 10 Juli 2021 pukul 04:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -2.377182 LU dan 102.044241 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Rendah hingga Menengah.

Agar masyarakat pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.

Lihat Detail

Jumat, 09 Juli 2021 - 3 minggu yang lalu

09:39:06 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Hulawa, Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 09 Juli 2021 pukul 09:39:06 WIB

Gerakan tanah terjadi di Hulawa, Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo pada Selasa, 06 Juli 2021 pukul 00:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi 0.719778 LU dan 121.9700618 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.

a) Masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi bencana dan para pekerja tambang agar lebih waspada terhadap longsor susulan terutama pada saat hujan turun dalam waktu lama.
b) Proses evakuasi dan pencarian korban agar selalu mengutamakan aspek keselamatan dan waspada terhadap longsor susulan. Hentikan pengerjaan jika hujan deras turun.
c) Memperhatikan aspek kestabilan lereng dalam melakukan kegiatan penambangan, sesuai dengan kaidah teknis yang berlaku.
d) Tidak memarkir kendaraan atau beristirahat di bawah lereng terjal.
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai daerah rawan longsor dengan memasang rambu-rambu peringatan sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah.
f) Masyarakat agar selalu mengikuti arahan pemerintah setempat.

Lihat Detail

Senin, 05 Juli 2021 - 4 minggu yang lalu

12:27:16 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Kel Amantelu, Sirimau, Kota Ambon, Maluku

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 05 Juli 2021 pukul 12:27:16 WIB

Gerakan tanah terjadi di Kel Amantelu, Sirimau, Kota Ambon, Maluku pada Minggu, 04 Juli 2021 pukul 12:00:00 WIT. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -3.6893253 LU dan 128.1939378 BT.

Lihat Detail
11:52:54 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon, Maluku

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 05 Juli 2021 pukul 11:52:54 WIB

Gerakan tanah terjadi di Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon, Maluku pada Minggu, 04 Juli 2021 pukul 11:30:00 WIT. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -3.6829696 LU dan 128.1896567 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.

a) Perkuatan lereng dan tembok/bangunan penahan tebing sesuai dengan kaidah keteknisan perkuatan lereng (aspek geoteknik/ geologi teknik);
b) Selain tembok penahan tebing juga perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dengan penanaman pohon berakar kuar dan dalam untuk penahan erosi maupun longsor;
c) Masyarakat yang bermukim di bawah tebing, di sepadan sungai dan dimulut lembah sungai harap waspada jika curah hujan tinggi;
d) Pembangunan pemukiman sebaiknya memperhatikan kawasan sepadan tebing dan sepadan sungai;
e) .Masyarakat yang beraktivitas dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada jika turun hujan terutama saat maupun setelah hujan deras, karena daerah tersebut kemungkinan masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan;
f) Segera membersihkan material longsoran yang menimpa bagian belakang rumah. Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsoran susulan;
g) Pemasangan rambu rawan bencana longsor di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
h) Masyarakat agar selalu mengikuti arahan pemerintah daerah setempat.

Lihat Detail
11:34:00 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Kel Karang Panjang, Sirimau, Kota Ambon, Maluku

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 05 Juli 2021 pukul 11:34:00 WIB

Gerakan tanah terjadi di Kel Karang Panjang, Sirimau, Kota Ambon, Maluku pada Minggu, 04 Juli 2021 pukul 00:00:00 WIT. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -3.6935329 LU dan 128.1912981 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.

a) Perkuatan lereng dan tembok/bangunan penahan tebing sesuai dengan kaidah keteknisan perkuatan lereng (aspek geoteknik/ geologi teknik);
b) Selain tembok penahan tebing juga perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dengan penanaman pohon berakar kuar dan dalam untuk penahan erosi maupun longsor;
c) Masyarakat yang bermukim di bawah tebing, di sepadan sungai dan dimulut lembah sungai harap waspada jika curah hujan tinggi;
d) Pembangunan pemukiman sebaiknya memperhatikan kawasan sepadan tebing dan sepadan sungai;
e) Masyarakat yang beraktivitas dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada jika turun hujan terutama saat maupun setelah hujan deras, karena daerah tersebut kemungkinan masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan;
f) Segera membersihkan material longsoran yang menimpa bagian belakang rumah. Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsoran susulan;
g) Pemasangan rambu rawan bencana longsor di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
h) Masyarakat agar selalu mengikuti arahan pemerintah daerah setempat.

Lihat Detail

Minggu, 04 Juli 2021 - 1 bulan yang lalu

11:17:30 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Leato Utara, Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Gorontalo

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 04 Juli 2021 pukul 11:17:30 WIB

Gerakan tanah terjadi di Leato Utara, Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Gorontalo pada Sabtu, 03 Juli 2021 pukul 00:00:00 WITA. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi 0.5059906 LU dan 123.0760876 BT.

a) Perkuatan lereng dan tembok/bangunan penahan tebing sesuai dengan kaidah keteknisan perkuatan lereng (aspek geoteknik/ geologi teknik);
b) Selain tembok penahan tebing juga perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dengan penanaman pohon berakar kuar dan dalam untuk penahan erosi maupun longsor;
c) Masyarakat yang bermukim di bawah tebing, di sepadan sungai dan dimulut lembah sungai harap waspada jika curah hujan tinggi;
d) Pembangunan pemukiman sebaiknya memperhatikan kawasan sepadan tebing dan sepadan sungai;
e) Masyarakat yang beraktivitas dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada jika turun hujan terutama saat maupun setelah hujan deras, karena daerah tersebut kemungkinan masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan;
f) Segera membersihkan material longsoran yang menimpa bagian belakang rumah. Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsoran susulan;
g) Pemasangan rambu rawan bencana longsor di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
h) Masyarakat agar selalu mengikuti arahan pemerintah daerah setempat.

Lihat Detail
11:05:02 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Simoro, Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 04 Juli 2021 pukul 11:05:02 WIB

Gerakan tanah terjadi di Simoro, Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Sabtu, 03 Juli 2021 pukul 06:00:00 WITA. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -1.2548798 LU dan 119.9567082 BT.

a) Perkuatan lereng dan tembok/bangunan penahan tebing sesuai dengan kaidah keteknisan perkuatan lereng (aspek geoteknik/ geologi teknik);
b) Selain tembok penahan tebing juga perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dengan penanaman pohon berakar kuar dan dalam untuk penahan erosi maupun longsor;
c) Masyarakat yang bermukim di bawah tebing, di sepadan sungai dan dimulut lembah sungai harap waspada jika curah hujan tinggi;
d) Pembangunan pemukiman sebaiknya memperhatikan kawasan sepadan tebing dan sepadan sungai;
e) Masyarakat yang beraktivitas dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada jika turun hujan terutama saat maupun setelah hujan deras, karena daerah tersebut kemungkinan masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan;
f) Segera membersihkan material longsoran yang menimpa bagian belakang rumah. Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsoran susulan;
g) Pemasangan rambu rawan bencana longsor di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
h) Masyarakat agar selalu mengikuti arahan pemerintah daerah setempat.

Lihat Detail

Selasa, 15 Juni 2021 - 1 bulan yang lalu

18:04:32 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Sukasari, Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten

Tanggapan dibuat oleh Anjar Heriwaseso, S.T., M.T, 15 Juni 2021 pukul 18:04:32 WIB

Gerakan tanah terjadi di Sukasari, Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten pada Sabtu, 12 Juni 2021 pukul 17:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -6.5250422 LU dan 106.3522658 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Rendah hingga Menengah.

? Agar masyarakat dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
? Pemasangan rambu rawan bencana longsor di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
? Penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas.
? Perkuatan pada lereng dengan memperhatikan kaidah-kaidah geologi teknik.
? Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
? Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail

Sabtu, 12 Juni 2021 - 1 bulan yang lalu

17:12:20 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten

Tanggapan dibuat oleh Asep Nursalim, S.T., M.T, 12 Juni 2021 pukul 17:12:20 WIB

Gerakan tanah terjadi di Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Jumat, 11 Juni 2021 pukul 20:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -6.319243 LU dan 106.7559004 BT.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi bencana harus lebih waspada, terutama pada waktu dan setelah hujan;

Lihat Detail

Cari data laporan dan laporan singkat gerakan tanah


Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM