Laporan Singkat Gerakan Tanah

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Takandeang, Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat

Dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 21 Juli 2021 pukul 12:32:18 WIB

Lokasi dan Waktu Kejadian

Gerakan tanah terjadi di Takandeang, Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pada tanggal 2021-07-18 pukul 20:00:00 WITA. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -2.8100367 LU dan 118.8713314 BT.

Rekomendasi

a) Warga agar mengungsi ditempat yang aman dan Rumah terdampak amblesan untuk dipindahkan
b) Pemasangan rambu rawan bencana longsor/amblesan di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
c) Penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah /amblesan susulan yang bisa menimpa petugas.
d) Perlu dilakukan kajian, untuk menelusuir sumber air bawah permukaan berupa mata air atau aliran air bawah permukaan sebagai langka antisipasi luasan potensi terdampak jangkah panjang sebagai wilayah hunian
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Foto Kejadian dan Sosialisasi
Informasi Gerakan Tanah
Tipe Gerakan Tanah
Robohan
Dampak Gerakan Tanah

1 unit rumah terancam


Kondisi Daerah Bencana
Morfologi
Secara umum lokasi gerakan tanah ini merupakan daerah perbukitan yang memiliki kemiringan lereng Miring (sloping) : 4º - 8º, Agak curam (moderately steep) : 8º - 16º
Geologi
Belum dilaporkan.
Keairan
Keairan di lokasi gerakan tanah berupa Mata Air, Lainnya dengan kedalaman air tanah sekitar 4 meter di bawah permukaan.
Tata Guna Lahan
Tata Guna Lahan di lokasi gerakan tanah ini berupa Pemukiman.
Kerentanan
Berdasarkan Peta Potensi Gerakan Tanah yang dikeluarkan Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada bulan ini, lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi. Yang artinya daerah ini memiliki potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi gerakan tanah.

Faktor Penyebab Gerakan Tanah
Curah Hujan Yang Tinggi
Pelapukan
Pembebanan Lereng
Lainnya : Aliran Bawah Permukaan