Laporan Singkat Gerakan Tanah

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Nelelamadike, Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur

Dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 05 April 2021 pukul 06:09:15 WIB

Lokasi dan Waktu Kejadian

Gerakan tanah terjadi di Nelelamadike, Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 2021-04-05 pukul 06:09:15 WITA. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -8.3772313 LU dan 123.2770448 BT.

Rekomendasi

a) Masyarakat yang tinggal di sepadan/bantaran sungai agar mewaspadai potensi banjir bandang/lahar/aliran bahan rombakan;
b) Penduduk yang bermukim di bawah longsoran serta pemukiman yang rusak terlanda banjir bandang/aliran lahar/aliran bahan rombakan dan longsoran sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman;
c) Tidak mengembangkan permukiman mendekat ke arah lereng terjal dan pada jalur air/ alur sungai;
d) Berdasarkam peta rupabumi banyak dijumpai pemukiman yang berada pada alur sungai sehingga harus waspada jika curah hujan yang tinggi.
e) Melestarikan pepohonan kuat berakar dalam terutama pada lereng terjal guna mempertahankan kestabilan lereng dan mencegah erosi air permukaan.
f) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
g) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Foto Kejadian dan Sosialisasi
Informasi Gerakan Tanah
Tipe Gerakan Tanah
Aliran
Dampak Gerakan Tanah

54 korban meninggal dunia

5 korban luka-luka


Kondisi Daerah Bencana
Morfologi
Secara umum lokasi gerakan tanah ini merupakan daerah pedataran, pegunungan yang memiliki kemiringan lereng Agak miring (gently slope) : 2º - 4º, Miring (sloping) : 4º - 8º, Agak curam (moderately steep) : 8º - 16º, Curam (steep) : 16º - 35º, Sangat curam (very steep) : 35º - 55º
Geologi
Berdasarkan peta geologi, lokasi bencana tersusun oleh formasi Gunungapi Ile Boleng. Jenis Batuan di antaranya adalah Batuan dan pelapukan erupsi Gunungapi. Jenis Pelapukan berupa .
Keairan
Belum dilaporkan.
Tata Guna Lahan
Belum dilaporkan.
Kerentanan
Berdasarkan Peta Potensi Gerakan Tanah yang dikeluarkan Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada bulan ini, lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Rendah. Yang artinya daerah ini memiliki potensi rendah untuk terjadi gerakan tanah.

Faktor Penyebab Gerakan Tanah
Curah Hujan Yang Tinggi
Pelapukan
Struktur Geologi
Kontak Batuan
Kemiringan Lereng
Lainnya : Pemukiman Terlanda Dialur Lembah Sungai Dari Perubahan Morfologi Bersudut Lereng Tinggi Dari Puncak Gunungapi Ke Wilaya Sudut Lereng Rendah, Pada Wilaya Vegetasi

Anggota Tim
Sumaryono, Dr. S.T., M.Eng.
M. Nizar Firmansyah, S.T., M.T.