Laporan Singkat Gerakan Tanah

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Wek I, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

Dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 06 Desember 2020 pukul 02:43:51 WIB

Lokasi dan Waktu Kejadian

Gerakan tanah terjadi di Wek I, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada tanggal 2020-12-06 pukul 02:43:51 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi 1.4815197 LU dan 99.0750788 BT.

Rekomendasi

a) Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsor susulan
b) Pemotongan lereng yang tidak terlalu tegak dan harus mengikuti kaidah-kaidah geologi tehnik.
c) Warga yang melakukan evakuasi disekitar lokasi untuk tetap waspada apabila terjadi hujan yang berlangsung lama karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
d) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing tersebut.
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari aparat pemerintah daerah setempat
g) Sumber Informasi : https://sumut.inews.id/berita/longsor-di-areal-proyek-plta-batangtoru-operator-ekskavator-hilang

Foto Kejadian dan Sosialisasi
Informasi Gerakan Tanah
Tipe Gerakan Tanah
Longsoran Translasi
Dampak Gerakan Tanah

1 korban meninggal dunia

20 meter jalan rusak


Kondisi Daerah Bencana
Morfologi
Secara umum lokasi gerakan tanah ini merupakan daerah perbukitan yang memiliki kemiringan lereng Agak curam (moderately steep) : 8º - 16º, Curam (steep) : 16º - 35º, Sangat curam (very steep) : 35º - 55º
Geologi
Berdasarkan peta geologi, lokasi bencana tersusun oleh formasi Toba. Jenis Batuan di antaranya adalah Piroklastik, Tanah pelapukan dan longsoran vulkanik. Jenis Pelapukan berupa Tanah pelapukan vulkanik. Struktur berupa Patahan
Keairan
Belum dilaporkan.
Tata Guna Lahan
Belum dilaporkan.
Kerentanan
Berdasarkan Peta Potensi Gerakan Tanah yang dikeluarkan Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada bulan ini, lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi. Yang artinya daerah ini memiliki potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi gerakan tanah.

Faktor Penyebab Gerakan Tanah
Curah Hujan Yang Tinggi
Pelapukan
Struktur Geologi
Kemiringan Lereng
Drainase Buruk
Pemotongan Lereng
Lainnya : Wilayah Jalan Terpotong Tebing