Laporan Singkat Gerakan Tanah
 

Hari ini, Jumat, 04 Desember 2020

09:03:33 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Windusari, Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 04 Desember 2020 pukul 09:03:33 WIB

Gerakan tanah terjadi di Windusari, Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Jumat, 04 Desember 2020 pukul 01:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.404863 LU dan 110.1759975 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.

a) Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsor susulan.
b) Melandaikan tebing, menata drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan tebing dengan fondasi yang mengikuti kaidah-kaidah geologi teknik.
c) Memasang rambu-rambu rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan bagi pengguna jalan.
d) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing bagian atas.
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah/ BPBD setempat.
g) Sumber: https://news.harianjogja.com/read/2020/12/03/500/1056959/tanah-longsor-memutus-total-jalan-penghubung-windusari-gondangrejo

Lihat Detail
08:47:22 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Ragatunjung, Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 04 Desember 2020 pukul 08:47:22 WIB

Gerakan tanah terjadi di Ragatunjung, Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Jumat, 04 Desember 2020 pukul 22:10:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.27917 LU dan 109.035556 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.

a) Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsor susulan.
b) Melandaikan tebing, menata drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan tebing dengan fondasi yang mengikuti kaidah-kaidah geologi teknik.
c) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing bagian atas.
d) Masyarakat yang tinggal dekat dengan lokasi gerakan tanah agar selalu waspada terhadap munculnya gejala awal gerakan tanah seperti retakan pada tanah dan bangunan. Segera melapor kepada pemerintah setempat dan mengungsi sementara hingga ada arahan dari pemerintah setempat.
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah/ BPBD setempat.
g) Sumber Berita : https://radartegal.com/tiga-pedukuhan-di-dua-kecamatan-di-brebes-direndam-banjir-dan-longsor.9528.html

Lihat Detail
07:00:36 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Kadupandak, Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 04 Desember 2020 pukul 07:00:36 WIB

Gerakan tanah terjadi di Kadupandak, Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Jumat, 04 Desember 2020 pukul 17:10:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.19823 LU dan 107.01636 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Tinggi.

a) Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsor susulan.
b) Melandaikan tebing, menata drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan tebing dengan fondasi yang mengikuti kaidah-kaidah geologi teknik.
c) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing bagian atas.
d) Pemotongan tebing yang tidak terlalu tegak dan harus mengikuti kaidah-kaidah geologi teknik.
e) Pemasangan rambu-rambu yang rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan bagi para pengguna jalan.
f) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
g) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah/ BPBD setempat.
h) Sumber berita : https://sukabumiupdate.com/detail/ragam-berita/jabar/79364-Ruas-Jalan-Wargaasih-Kadupandak-Tertimbun-Longsor-Akses-Jalan-Lumpuh

Lihat Detail

Kamis, 03 Desember 2020 - 1 hari yang lalu

08:32:41 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Kaliwiro, Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 03 Desember 2020 pukul 08:32:41 WIB

Gerakan tanah terjadi di Kaliwiro, Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Kamis, 03 Desember 2020 pukul 00:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.44601 LU dan 109.84708 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Tinggi.


a) Masyarakat dan pengguna jalan yang melintas harap meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur rawan gerakan tanah karena berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan;
b) Pemasangan rambu rawan bencana gerakan tanah disepanjang jalur yang berpotensi terjadinya longsor untuk meningkatkan kewaspadaan;
c) Segera memasang garis pengaman agar tidak dijadikan sebagai ajang tontonan warga dan tetap waspada karena masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan terutama saat terjadi hujan;
d) Melandaikan lereng, mengatur drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng (rekayasa teknis) yang mengikuti kaidah ? kaidah geotek;
e) Membersihkan material longsoran terutama yang menutup badan jalan dengan mengutamakan faktor keselamatan karena masih berpotensi terjadinya longsor susulan;
f) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing;
g) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
h) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
08:12:59 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Kalierang, Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 03 Desember 2020 pukul 08:12:59 WIB

Gerakan tanah terjadi di Kalierang, Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Kamis, 03 Desember 2020 pukul 16:10:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.2575625 LU dan 109.0075184 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Rendah hingga Menengah.


a) Pemilik rumah yang mengalami kerusakan dan masyarakat sekitar yang lokasi bangunannya berada di lokasi bencana sebaiknya mengungsi ketempat yang lebih aman karena berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan;
b) Segera memasang garis pengaman agar tidak dijadikan sebagai ajang tontonan warga dan tetap waspada karena masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan terutama saat terjadi hujan;
c) Melandaikan lereng, mengatur drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng (rekayasa teknis) yang mengikuti kaidah ? kaidah geotek;
d) Membersihkan material longsoran harap mengutamakan faktor keselamatan karena masih berpotensi terjadinya longsor susulan;
e) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing;
f) Tidak membangun bangunan dengan jarak berdekatan dengan tebing yang curam/terjal;
g) Tidak memotong lereng untuk mendirikan bangunan;
h) Membuat tembok penahan sungai yang memenuhi syarat kajian teknis;
i) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
j) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
07:02:23 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Ciomas, Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 03 Desember 2020 pukul 07:02:23 WIB

Gerakan tanah terjadi di Ciomas, Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Kamis, 03 Desember 2020 pukul 16:10:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.21883 LU dan 108.90192 BT.


a) Pemilik rumah yang mengalami kerusakan dan masyarakat sekitar yang lokasi bangunannya berada di lokasi bencana sebaiknya mengungsi ketempat yang lebih aman karena berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan;
b) Segera memasang garis pengaman agar tidak dijadikan sebagai ajang tontonan warga dan tetap waspada karena masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan terutama saat terjadi hujan;
c) Melandaikan lereng, mengatur drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng (rekayasa teknis) yang mengikuti kaidah ? kaidah geotek;
d) Membersihkan material longsoran harap mengutamakan faktor keselamatan karena masih berpotensi terjadinya longsor susulan;
e) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing;
f) Tidak membangun bangunan dengan jarak berdekatan dengan tebing yang curam/terjal;
g) Tidak memotong lereng untuk mendirikan bangunan;
h) Membuat tembok penahan sungai yang memenuhi syarat kajian teknis;
i) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
j) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
06:38:10 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Bingkeng, Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 03 Desember 2020 pukul 06:38:10 WIB

Gerakan tanah terjadi di Bingkeng, Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Kamis, 03 Desember 2020 pukul 00:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.23723 LU dan 108.59269 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Tinggi.


a) Melandaikan lereng, mengatur drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng (rekayasa teknis) yang mengikuti kaidah ? kaidah geotek;
b) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing;
c) Tidak membangun bangunan dengan jarak berdekatan dengan tebing yang curam/terjal;
d) Tidak memotong lereng untuk mendirikan bangunan
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
06:30:00 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Dayeuhluhur, Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 03 Desember 2020 pukul 06:30:00 WIB

Gerakan tanah terjadi di Dayeuhluhur, Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Kamis, 03 Desember 2020 pukul 00:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.2595 LU dan 108.61167 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Tinggi.


a) Melandaikan lereng, mengatur drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng (rekayasa teknis) yang mengikuti kaidah ? kaidah geotek;
b) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing;
c) Tidak membangun bangunan dengan jarak berdekatan dengan tebing yang curam/terjal;
d) Tidak memotong lereng untuk mendirikan bangunan
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
06:05:56 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Wirogomo, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 03 Desember 2020 pukul 06:05:56 WIB

Gerakan tanah terjadi di Wirogomo, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Kamis, 03 Desember 2020 pukul 12:12:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.3309926 LU dan 110.3874808 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.


a) Pemilik rumah yang mengalami kerusakan dan masyarakat sekitar yang lokasi bangunannya berada di lokasi bencana sebaiknya mengungsi ketempat yang lebih aman karena berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan;
b) Segera memasang garis pengaman agar tidak dijadikan sebagai ajang tontonan warga dan tetap waspada karena masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan terutama saat terjadi hujan;
c) Melandaikan lereng, mengatur drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng (rekayasa teknis) yang mengikuti kaidah ? kaidah geotek;
d) Membersihkan material longsoran harap mengutamakan faktor keselamatan karena masih berpotensi terjadinya longsor susulan;
e) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing;
f) Tidak membangun bangunan dengan jarak berdekatan dengan tebing yang curam/terjal;
g) Tidak memotong lereng untuk mendirikan bangunan
h) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
i) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
05:39:56 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Sukamulya, Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 03 Desember 2020 pukul 05:39:56 WIB

Gerakan tanah terjadi di Sukamulya, Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Kamis, 03 Desember 2020 pukul 02:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -7.2727578 LU dan 107.5150139 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Tinggi.


a) Pemilik rumah yang mengalami kerusakan dan masyarakat sekitar yang lokasi bangunannya berada di lokasi bencana sebaiknya mengungsi ketempat yang lebih aman karena berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan;
b) Segera memasang garis pengaman agar tidak dijadikan sebagai ajang tontonan warga dan tetap waspada karena masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan terutama saat terjadi hujan;
c) Melandaikan lereng, mengatur drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng (rekayasa teknis) yang mengikuti kaidah ? kaidah geotek;
d) Membersihkan material longsoran harap mengutamakan faktor keselamatan karena masih berpotensi terjadinya longsor susulan;
e) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing;
f) Tidak membangun bangunan dengan jarak berdekatan dengan tebing yang curam/terjal;
g) Tidak memotong lereng untuk mendirikan bangunan
h) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
i) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail

Cari data laporan dan laporan singkat gerakan tanah


Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM