Laporan Singkat Gerakan Tanah

Senin, 02 Agustus 2021 - 2 hari yang lalu

15:50:07 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Girijaya, Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 02 Agustus 2021 pukul 15:50:07 WIB

Gerakan tanah terjadi di Girijaya, Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu, 01 Agustus 2021 pukul 00:15:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -6.8555314 LU dan 106.8561884 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.

a) Pemasangan rambu rawan bencana longsor di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
b) Segera memberihkan saluran irigasi dari timbunan longsoran dan penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas.
c) Perkuatan pada lereng dinding saluran irigasi dengan memperhatikan kaidah-kaidah geologi teknik.
d) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
e) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail

Kamis, 29 Juli 2021 - 6 hari yang lalu

09:02:48 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Bangkal, Cempaka, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 29 Juli 2021 pukul 09:02:48 WIB

Gerakan tanah terjadi di Bangkal, Cempaka, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan pada Senin, 26 Juli 2021 pukul 12:00:00 WITA. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -3.5364551 LU dan 114.844879 BT.

Lihat Detail

Minggu, 25 Juli 2021 - 1 minggu yang lalu

12:00:27 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Kertasemaya, Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 25 Juli 2021 pukul 12:00:27 WIB

Gerakan tanah terjadi di Kertasemaya, Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu, 24 Juli 2021 pukul 12:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -6.5204772 LU dan 108.3682641 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Rendah.

a) Masyarakat yang bermukim di sepadan sungai, di bawah tebing, beraktivitas di daerah berlereng dan dimulut lembah sungai harap waspada jika curah hujan tinggi;
b) Penataan ruang sebaiknya memperhatikan kawasan sepadan sungai dan sepadan tebing karena berpotensi terjadi bencana
c) Pemotongan lereng, perkuatan lereng. dan tembok/bangunan penahan tebing atau penahan erosi harus sesuai dengan kaidah keteknisan perkuatan lereng (aspek geoteknik/ geologi teknik);
d) Selain tembok penahan tebing juga perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dengan penanaman pohon berakar kuar dan dalam untuk penahan erosi maupun longsor;
e) Masyarakat yang beraktivitas di kebun, disekitar rumah dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada jika turun hujan terutama saat maupun setelah hujan deras, karena daerah tersebut kemungkinan masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan;
f) Pembangunan pemukiman sebaiknya memperhatikan kawasan sepadan tebing dan sepadan sungai;
g) Segera membersihkan material longsoran yang menimpa bagian belakang rumah. Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsoran susulan;
h) Pemasangan rambu rawan bencana longsor di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
i) Masyarakat agar selalu mengikuti arahan pemerintah daerah setempat.

Lihat Detail

Kamis, 22 Juli 2021 - 1 minggu yang lalu

10:05:50 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Air Putih, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 22 Juli 2021 pukul 10:05:50 WIB

Gerakan tanah terjadi di Air Putih, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Selasa, 20 Juli 2021 pukul 16:30:00 WITA. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -0.4785052 LU dan 117.117651 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Rendah.

a) Segera membersihkan material longsor yang menimbun jalan serta selalu mengutamakan keselamatan dan waspada terhadap gerakan tanah susulan.
b) Masyarakat yang berada disekitar lokasi bencana agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan deras yang berlangsung lama karena masih berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan
c) Melandaikan lereng, mengatur drainase, dan pembuatan penahan lereng (talud) yang mengikuti kaidah ? kaidah geotek.
d) Memasang rambu rawan longsor di lokasi rawan bencana longsor.
e) Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing.
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail

Rabu, 21 Juli 2021 - 2 minggu yang lalu

16:25:21 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Pampang Harapan, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 21 Juli 2021 pukul 16:25:21 WIB

Gerakan tanah terjadi di Pampang Harapan, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat pada Rabu, 14 Juli 2021 pukul 09:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -1.252105 LU dan 110.0032794 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah.

a) Agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar daerah bencana lebih waspada, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
b) Penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas.
c) Agar tidak mendirikan pondok penjaga kebun yang terlalu dekat dengan lereng yang terjal
d) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
e) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
15:53:58 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Afe-Taduma, Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 21 Juli 2021 pukul 15:53:58 WIB

Gerakan tanah terjadi di Afe-Taduma, Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara pada Jumat, 16 Juli 2021 pukul 22:05:00 WITA. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi 0.8002274 LU dan 127.3025524 BT.

a) Agar masyarakat yang beraktivitas dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada dan sementara mengungsi ditempat yang aman, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
b) Pemasangan rambu rawan bencana longsor di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
c) Penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas.
d) Perkuatan pada lereng tebing jalan dan rumah dengan memperhatikan kaidah-kaidah geologi teknik.
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.
g) Agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar daerah bencana lebih waspada, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
h) Penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas.
i) Agar tidak mendirikan pondok penjaga kebun yang terlalu dekat dengan lereng yang terjal
j) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
k) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
13:46:38 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Taruang-Taruang, Ix Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat

Tanggapan dibuat oleh Anjar Heriwaseso, S.T., M.T, 21 Juli 2021 pukul 13:46:38 WIB

Gerakan tanah terjadi di Taruang-Taruang, Ix Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Minggu, 16 Mei 2021 pukul 11:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -0.8007859 LU dan 100.7605239 BT.

Rekomendasi:
? Masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi bencana harus lebih waspada, terutama pada saat dan setelah hujan;
? Retakan atau amblesan pada jalan harap segera ditutup untuk menghindari potensi longsoran yang lebih besar
? Hindari konsenterasi masyarakat yang banyak atau dikasih batas pengaman agar masyarakat tidak berkumpul atau menonton kejadian tersebut dikhawatirkan daerah sekitar masih labil
? Diperlukan penguatan lereng pada tebing rawan longsor dan rekayasa engineering terhadap longsoran di alur-alur sungai dengan pondasi menumpu pada tanah/ batuan keras
? Pemasangan rambu rawan bencana longsor di daerah jalur jalan untuk meningkatkan kewaspadaan.
? Dilakukan perbaikan sistem drainase di sekitar daerah longsoran.
? Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
? Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
13:39:21 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Iv Suku Menanti, Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu

Tanggapan dibuat oleh Anjar Heriwaseso, S.T., M.T, 21 Juli 2021 pukul 13:39:21 WIB

Gerakan tanah terjadi di Iv Suku Menanti, Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu pada Minggu, 16 Mei 2021 pukul 12:00:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -3.5087419 LU dan 102.696277 BT.

? Agar masyarakat dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
? Pemasangan rambu rawan bencana longsor di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
? Penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas.
? Perkuatan pada lereng dengan memperhatikan kaidah-kaidah geologi teknik.
? Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
? Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
13:25:09 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Afe-Taduma, Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara

Tanggapan dibuat oleh Anjar Heriwaseso, S.T., M.T, 21 Juli 2021 pukul 13:25:09 WIB

Gerakan tanah terjadi di Afe-Taduma, Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara pada Jumat, 16 Juli 2021 pukul 22:05:00 WIB. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi 0.8002274 LU dan 127.3025524 BT.

? Agar masyarakat dan pengguna jalan di sekitar daerah bencana lebih waspada, terutama saat maupun setelah hujan deras yang berlangsung lama, karena daerah tersebut masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
? Pemasangan rambu rawan bencana longsor di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
? Penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan yang bisa menimpa petugas.
? Perkuatan pada lereng dengan memperhatikan kaidah-kaidah geologi teknik.
? Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
? Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail
12:32:18 WIB

Laporan Tanggapan Gerakan Tanah di Takandeang, Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat

Tanggapan dibuat oleh Agus Budianto, Ir., 21 Juli 2021 pukul 12:32:18 WIB

Gerakan tanah terjadi di Takandeang, Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat pada Minggu, 18 Juli 2021 pukul 20:00:00 WITA. Secara Geografis, lokasi kejadian gerakan tanah terletak pada posisi -2.8100367 LU dan 118.8713314 BT.

Lokasi bencana berada pada Zona Potensi Gerakan Tanah Menengah hingga Tinggi.

a) Warga agar mengungsi ditempat yang aman dan Rumah terdampak amblesan untuk dipindahkan
b) Pemasangan rambu rawan bencana longsor/amblesan di sekitar lokasi yang longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
c) Penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah /amblesan susulan yang bisa menimpa petugas.
d) Perlu dilakukan kajian, untuk menelusuir sumber air bawah permukaan berupa mata air atau aliran air bawah permukaan sebagai langka antisipasi luasan potensi terdampak jangkah panjang sebagai wilayah hunian
e) Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.
f) Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Lihat Detail

Cari data laporan dan laporan singkat gerakan tanah


Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM