Tanggapan Kejadian
57 km Barat Daya PESISIR SELATAN, SUMATRA BARAT

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 18 November 2020 pukul 11:41:59 WIB

5.3 SR Tidak berpotensi Tsunami

Painan, Tua Pejat III-IV MMI; Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Solok Selatan II-III MMI; Pos PGA Talang, Pasaman, Pasaman Barat, Sijunjung II MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Rabu, 18 November 2020, pukul 11:41 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 100,34° BT dan 1,81° LS (57 km baratdaya Pesisir Selatan, Sumatera Barat) dengan magnitudo M5,3 pada kedalaman 11 km. GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman melalui GEOFON program menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat di koordinat 100,33° BT dan 1,94° LS dengan kekuatan M5,2 dan kedalaman 10 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 100,3 431° BT dan 1,808° LS, dengan magnitudo M5,3 pada kedalaman 53,5 km.


Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di perairan barat Sumatera Barat. Berdasarkan tatanan tektonik Pantai Barat Sumatera dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Sumatera. Wilayah yang berdekatan dengan sumber gempa bumi adalah Kepulauan Mentawai yang disusun oleh batuan bancuh berumur Pra-Tersier dan batuan sedimen berumur Tersier, serta wilayah barat Sumatera Barat yang dominan disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier dan Kuarter serta batuan Vulkanik Kuarter. Jenis batuan berumur muda seperti alluvium dan batuan Kuarter biasanya bersifat urai dan mengamplifikasi guncangan gempa bumi.


Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Gempa bumi ini merupakan gempa bumi interface yang terjadi pada bidang gesek antara kedua lempeng tersebut.


Berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan G. Talang (Kec. Lembang Jaya, Kab. Batu Bajanjang, Sumatera Barat), guncangan gempa bumi dirasakan di lokasi tersebut dengan intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity). Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Painan, dan Tuapejat (Kep. Mentawai) dengan intensitas III-IV MMI, di Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, dan Solok Selatan sebesar II-III MMI, serta di Pasaman, Pasaman Barat, dan Sijunjung sebesar II MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi terkait kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.


(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM