Tanggapan Kejadian
121 km BaratDaya TANGGAMUS-LAMPUNG

Tanggapan dibuat oleh Merry Christina Natalia, S.T., 10 November 2020 pukul 07:52:32 WIB

5.5 SR Tidak berpotensi Tsunami

Limau III MMI, Ulubelu III MMI, Liwa III MMI, Tanggamus III MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, 10 November 2020, pukul 07:52:32 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104,00° BT dan 6,33° LS (121 km Barat Daya Tanggamus, Lampung), dengan magnitudo M 5,5 pada kedalaman 10 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104,066° BT dan 6,302° LS, dengan magnitudo M 5,1 pada kedalaman 36,4 km. Sedangkan informasi yang diperoleh dari GFZ-Postdam, Jerman, gempa bumi yang terjadi memiliki magnitudo M 5,5 dengan kedalaman 10 km, yang terletak pada koordinat 104,02° BT dan 6,35° LS.


Pusat gempa bumi berada di perairan barat daya Lampung. Kegempaan di Pulau Sumatera sangat dipengaruhi oleh penunjaman Sunda di sebelah Barat Pulau Sumatera dan Sesar Besar Sumatera. Pantai barat Lampung terutama tersusun oleh endapan aluvium berumur Kuarter dan batuan Tersier yang berasal dari formasi Simpangaur. Pada batuan yang berumur Kuarter dan Tersier yang terlapukan, guncangan gempa bumi akan dirasakan kuat.


Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi berasosiasi dengan aktifitas penunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di sebelah barat kepulauan Sumatra.


Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi kemungkinan dirasakan dengan intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Limau, Ulubelu, Liwa, dan Tanggamus, serta II MMI di Pesawaran dan Pringsewu. Gempa bumi ini terekam pada alat pemantauan G. Anak Krakatau, namun guncangannya tidak dirasakan di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Anak Krakatau di Kalianda (I MMI). Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.


(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM