Tanggapan Kejadian
21,8 km tenggara Kota Waikabubak

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 05 Oktober 2020 pukul 10:07:50 WIB

5.1 SR Tidak berpotensi Tsunami

Waibakul IV MMI, Tambolaka III MMI, Waitabula III MMI, Waingapu III MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Senin tanggal 5 Oktober 2020 pukul 10:07 WIB. Berdasarkan data dari BMKG lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 119,53° BT dan 9,79° LS, dengan magnitudo (M5,1) pada kedalaman 29 km dan berjarak sekitar 21,8 km tenggara Kota Waikabubak (ibu kota Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur). Menurut data USGS Amerika Serikat lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 119,345° BT dan 9,667° LS, dengan magnitudo (M4,9) pada kedalaman 71,5 km. Berdasarkan data GFZ Jerman lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 119,42° BT dan 9,76° LS, dengan magnitudo (M4,9) pada kedalaman 70 km.


Lokasi pusat gempa bumi terletak di perairan selatan Kabupaten Sumba Barat. Wilayah tersebut pada umumnya disusun oleh batuan berumur Pra Tersier yang terdiri-dari batuan metamorf dan meta sedimen; batuan berumur Tersier yang terdiri-dari batuan sedimen, batugamping dan batuan rombakan gunung api; serta endapan Kuarter yang terdiri-dari endapan pantai dan endapan aluvial. Sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut pada umumnya bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan akan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.


Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman, maka kejadian gempa bumi tersebut diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas zona penunjaman antara lempeng Indo-Australia dan mikro kontinen di sekitar Pulau Sumba yang terbentuk pada akhir Jaman Kapur. Zona penunjaman tersebut membentang mulai dari barat Pulau Sumatera, selatan Pulau Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara.


Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada laporan tentang kerusakan bangunan dan korban jiwa akibat kejadian gempa bumi ini. Guncangan gempa bumi di daerah pantai selatan Kabupaten Sumba Barat diperkirakan pada skala III – IV MMI (Modified Mercally Intensity). Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami karena meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, namun tidak memicu deformasi pada morfologi laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.


a. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPPD setempat, serta tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya mengenai gempa bumi dan tsunami.
b. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan dengan kekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM