Tanggapan Kejadian
43 km Tenggara KAB. NAGAN RAYA, ACEH

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 14 September 2020 pukul 01:28:53 WIB

5.4 SR Tidak berpotensi Tsunami

Gunung Sitoli II MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Senin, 14 September 2020, pukul 01:28 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 96,70° BT dan 4,19° LS (43 km Tenggara Kab. Nagan Raya, Aceh) dengan kekuatan M5,4 pada kedalaman 125 km. The United States Geological Survey, Amerika Serikat, menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat di koordinat 96,702° BT dan 4,227° LS pada kedalaman 131,3 km dengan magnitudo M5,0. GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman melalui GEOFON program menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat di koordinat 96,77° BT dan 4,24° LS dengan magnitudo M 4,9 dan kedalaman 134 km.


Pusat gempa bumi berada di darat di wilayah Provinsi Aceh. Kegempaan di Pulau Sumatera sangat dipengaruhi oleh penunjaman Sunda di sebelah Barat P. Sumatera, Sesar mentawai, dan sesar Besar Sumatera. Wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa adalah wilayah barat daya Aceh (Kabupaten Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Baratdaya). Pusat gempa bumi berada di daerah perbukitan yang secara litologi pada umumnya disusun oleh batuan Malihan dan Bancuh berumur Pra-Tersier serta batuan sedimen berumur Tersier. Sebelah barat nya berupa pedataran yang disusun oleh batuan sedimen Kuarter. Guncangan gempa bumi pada umumnya akan dirasakan lebih kuat pada wilayah yg disusun oleh batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.


Gempa bumi yang terjadi termasuk ke dalam gempa bumi dengan kedalaman menengah. Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, sumber gempa bumi berada pada Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Gempa bumi yang terjadi disebut juga gempa bumi intraslab.


Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Gunung Sitoli (Pulau Nias dengan intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity). Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena berpusat di darat. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi terkait kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.


(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM