Tanggapan Kejadian
126 km BaratLaut SUMUR-BANTEN

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 12 September 2020 pukul 20:07:34 WIB

5 SR Tidak berpotensi Tsunami

Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, 12 September 2020, pukul 20:07 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104,44° BT dan 6,65° LS (126 km baratlaut Sumur, Banten), dengan magnitudo M5,0 pada kedalaman 10 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104,348° BT dan 6,838° LS , dengan magnitudo M 4,7 pada kedalaman 10 km.


Pusat gempa bumi terletak di perairan barat Selat Sunda. Kegempaan di wilayah tersebut sangat dipengaruhi oleh penunjaman Sunda di sebelah Barat Pulau Sumatera dan sesar-sesar aktif di wilayah tersebut termasuk kemenerusan Sesar Besar Sumatra dan Sesar Mentawai. Wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi adalah pesisir selatan Lampung dan pesisir barat Banten yang secara litologi disusun oleh batuan sedimen dan batuan hasil rombakan gunungapi berumur Tersier hingga Kuarter. Guncangan gempa bumi pada umumnya akan dirasakan lebih kuat pada wilayah yg disusun oleh batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.


Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi kemungkinan berasosiasi dengan Sesar Mentawai Segmen Enggano.


Sinyal gempa bumi terekam pada alat pemantauan G. Anak Krakatau dan G. Salak, namun guncangannya tidak dirasakan di Pos Pengamatan gunungapi tersebut. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi terkait kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.


(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM