Tanggapan Kejadian
159 km BaratLaut KEP-MENTAWAI-SUMBAR

Tanggapan dibuat oleh Merry Christina Natalia, S.T., 08 September 2020 pukul 11:37:05 WIB

5 SR Tidak berpotensi Tsunami

Siberut IV MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, 8 September 2020, pukul 11:37:05 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 98,62° BT dan 0,93° LS (berlokasi 159 km Baratlaut Kep. Mentawai), dengan magnitudo M 5,0 pada kedalaman 11 km. Sedangkan The United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa bumi pada koordinat 98,48° BT dan 1,16° LS dengan magnitudo 4,9 pada kedalaman 10 km.


Pusat gempa bumi berada di sekitar Pulau Siberut - Kep. Mentawai, Provinsi Sumatera Barat dengan kedalaman dangkal. Pusat gempa bumi ini berada pada Zona Benioff (jalur kegempaan subduksi) dari Lempeng Samudera Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Benua Eurasia. Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi pada umumnya disusun oleh batuan tua (Oligosen hingga Awal Pleistosen) dan di wilayah pesisir disusun oleh Aluvium berumur Kuarter (Holosen). Guncangan gempa bumi akan terasa lebih kuat di daerah yang disusun oleh endapan aluvium, dan batuan Tersier terlapukkan yang bersifat lepas dan tidak terkonsolidasi, karena sifat batuan yang demikian akan memperkuat efek guncangan gempa bumi.


Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia yang berada di sebelah barat pulau Sumatra.


Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, meskipun pusat gempa bumi berada di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Berdasarkan BMKG, gempa bumi ini dirasakan dengan intensitas IV MMI di Siberut. Hingga tanggapan dibuat, belum ada laporan terkait kerusakan yang diakibatkan gempa bumi tersebut.


(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM