Tanggapan Kejadian
110 km Utara Kota Dabo

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 20 Juli 2020 pukul 13:00:40 WIB

5.3 SR Kab. Kepulauan Aru III - IV MMI Tidak berpotensi Tsunami

Kejadian gempa bumi terjadi pada hari Senin tanggal 20 Juli 2020 pukul 13:00:40 WIB. Menurut informasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) lokasi pusat gempa bumi terletak di Laut Arafuru pada koordinat 4.79°LS dan 134.03°BT dengan magnitudo M5.3 pada kedalaman 10 km dan berjarak sekitar 110 km utara kota Dabo (ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru). Berdasarkan informasi dari The United States Geological Survey (USGS), lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 134,140° BT dan 4,756° LS, dengan magnitudo M5,1 pada kedalaman 11,8 km. Menurut informasi dari GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 134,07° BT dan 4,86° LS, dengan magnitudo M4,8 pada kedalaman 10 km.


Lokasi pusat gempa bumi terletak dekat Kabupaten Kepulauan Aru. Daerah tersebut pada umumnya disusun oleh batuan berumur Pra Tersier (terdiri – dari batuan metamorf), Tersier (terdiri – dari batuan sedimen dan batugamping) dan Endapan Kuarter (terdiri – dari endapan pantai dan aluvial). Sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut pada umumnya bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.


Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, maka kejadian gempa bumi tersebut diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif yang terletak di utara Kabupaten Kepulauan Aru dan berarah utara timur laut – selatan barat daya. Sesar aktif tersebut terbentuk berkaitan dengan proses penunjaman di Laut Banda yang melibatkan lempeng Australia, busur kepulauan (island arc) dan mikro kontinen di daerah Kepulauan Aru.


Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada laporan tentang kerusakan bangunan dan korban jiwa akibat kejadian gempa bumi ini. Guncangan gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Aru diperkirakan pada skala III - IV MMI (Modified Mercally Intensity). Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami karena meskipun pusat gempa bumi terletak di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.


a.Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPPD setempat, serta tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya mengenai gempa bumi dan tsunami.
b.Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan dengan kekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM