Tanggapan Kejadian
47 km BaratDaya NIASUTARA-SUMUT

Tanggapan dibuat oleh Merry Christina Natalia, S.T., 08 Juli 2020 pukul 11:03:44 WIB

5 SR Nias Utara III MMI, Gunung sitoli III MMI, Kab. Nias II MMI Tidak berpotensi Tsunami

Gempa bumi terjadi pada hari Rabu, 8 Juli 2020, pukul 11:03:44 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 96,97° BT dan 1,27° LU (berlokasi 47 km Baratdaya Nias Utara), dengan magnitudo M 5,0 pada kedalaman 14 km. The United States Geological Survey, Amerika Serikat, menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat di koordinat 97,201° BT dan 1,414° LU pada kedalaman 35 km dengan magnitudo M 4,8.


Pusat gempa bumi berada di sekitar Pulau Nias, Provinsi Sumatera Utara dengan kedalaman dangkal. Pusat gempa bumi ini berada pada Zona Benioff (jalur kegempaan subduksi) dari Lempeng Samudera Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Benua Eurasia. Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi adalah Pulau Nias yang pada umumnya disusun oleh batuan tua (Oligosen hingga Awal Pleistosen) dan sebagian kecil di wilayah pesisir barat dan timur Pulau Nias disusun oleh Aluvium berumur Kuarter (Holosen). Guncangan gempa bumi akan terasa lebih kuat di daerah yang disusun oleh endapan aluvium, dan pelapukan batuan Tersier yang bersifat lepas dan tidak terkonsolidasi, karena sifat batuan yang demikian akan memperkuat efek guncangan gempa bumi.


Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.


Berdasarkan BMKG, guncangan gempabumi ini dirasakan di Nias Utara dan Gunung Sitolu dengan intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity), serta Kabupaten Nias dengan II MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, meskipun pusat gempa bumi berada di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami.


(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM