Tanggapan Kejadian
64 km Barat Laut TIMOR TENGAH UTARA, NTT

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 14 Juni 2020 pukul 10:35:22 WIB

5.1 SR Kalabahi II-III MMI, Lewoleba II MMI, Kabupaten Alor II MMI, Kabupaten Timor Tengah Selatan II MMI, Kefamenanu I-II MMI Tidak berpotensi Tsunami

Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, 14 Juni 2020, pukul 10:35:22 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 124,10° BT dan 9,15° LS, dengan magnitudo 5,1 pada kedalaman 51 km, berjarak 64 km Barat Laut Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 124,04° BT dan 9,20° LS, dengan magnitudo 5,0 pada kedalaman 94 km. Berdasarkan The United States Geological Survey (USGS), Amerika, pusat gempa bumi berada pada koordinat 124,131° BT dan 9,010° LS, dengan magnitudo M 4,9 pada kedalaman 81,5 km.


Pusat gempa bumi berada di laut. Wilayah-wilayah yang dekat dengan sumber gempa disusun oleh batuan Melange dan batuan sedimen berumur Pra-Tersier yang dapat bersifat lapuk, urai, dan lepas sehingga memperkuat efek guncangan gempa bumi.


Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.


Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Kalabahi II-III MMI, Lewoleba II MMI, Kabupaten Alor II MMI, Kabupaten Timor Tengah Selatan II MMI, dan Kefamenanu I-II MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena walaupun berpusat di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.


(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM