Tanggapan Kejadian
124 km BaratLaut DARUBA-MALUT

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 29 Februari 2020 pukul 16:28:26 WIB

5.5 SR Bitung III MMI, Manado III MMI, Morotai III MMI, Tobelo III MMI, Minahasa Utara III MMI, Tomoho III MMI, Tondano III MMI, Minahasa Tenggara III MMI, Tutuyan III MMI Tidak berpotensi Tsunami

Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, 29 Februari 2020 pukul 16:28:26 WIB. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada pada koordinat 3,26°LU dan 128,11°BT dengan magnitudo 5,3 pada kedalaman 128 km, berjarak 158 km di utara Pulau Tobelo, Maluku Utara, sedangkan The United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa bumi terjadi pada 3,14°LU dan 128,21°BT dengan M 5,3 pada kedalaman 142 km.


Pusat gempa bumi berada di laut. Pulau terdekat adalah Pulau Halmahera yang didominasi oleh batuan gunung api berumur Kuarter yang telah mengalami pelapukan. Umumnya sifat batuan demikian akan memperkuat efek guncangan gempa bumi.


Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, diperkirakan gempa bumi ini berasosiasi dengan aktivitas subduksi yang menunjam ke arah Pulau Halmahera.


Sampai tanggapan ini dibuat, belum ada informasi korban maupun kerusakan yang diakibatkan oleh gempa ini. Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena merupakan gempa bumi dalam dan berkekuatan relatif kecil.


1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPPD setempat, serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM