Tanggapan Kejadian
55 km Timur Laut TAHUNA, KEP. SANGIHE, SULUT

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 28 Februari 2020 pukul 02:13:04 WIB

5.7 SR Sangihe III MMI Tidak berpotensi Tsunami

Gempa bumi terjadi pada hari Jumat tanggal 28 Februari 2020. Berdasarkan informasi dari BMKG gempabumi terjadi pada pukul 02:13:04 WIB, pusat gempa berada pada koordinat 3,73°LU dan 125.98°BT dengan magnituda 5,7 pada kedalaman 108 km, berjarak 55 km Timurlaut Tahuna Kep. Sangihe -Sulut. Berdasarkan informasi USGS, pusat gempa bumi berada pada koordinat 125,776° BT dan 3,854° LU, dengan magnitudo M 5,6 pada kedalaman 116,7 km. Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 125,93° BT dan 3,81° LU, dengan magnitudo M 5,5 pada kedalaman 144 km.


Daerah terdekat dengan pusat gempa bumi disusun oleh batuan aluvium dan vulkanik berumur Kuarter, batuan sedimen berumur Tersier dan batuan pra-Tersier. Batuan vulkanik Kuarter dan aluvium bersifat urai/lepas sehingga memperkuat efek goncangan gempa bumi.


Gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas zona penunjaman Laut Filipina terhadap Pulau Mindanao di sebelah Utara provinsi Sulawesi Utara.


Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan ataupun korban jiwa yang disebabkan gempa bumi ini. Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena walaupun gempabumi berpusat di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami.


(1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang energinya lebih kecil dari gempa utama.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM