Tanggapan Kejadian
160 km Barat Laut MELONGUANE, SULUT

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 06 Februari 2020 pukul 20:40:07 WIB

6.1 SR Pulau Miangas IV MMI, Tahuna-Sangihe II-III MMI, Kepulauan Talaud II-III MMI, Melonguane II-III MMI Tidak berpotensi Tsunami

Terjadi gempa bumi terjadi pada hari Kamis, 6 Februari 2020 pukul 20:40:07 WIB. Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada pada koordinat 5.44°LU dan 126.57°BT dengan magnitudo 6.1 pada kedalaman 10 km, berjarak 160 km barat laut Melonguane, Sulawesi Utara. Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 126,48° BT dan 5,52° LU, dengan magnitudo 6,0 (Mw) pada kedalaman 34 km. Berdasarkan The United States Geological Survey (USGS), Amerika, pusat gempa bumi berada pada koordinat 126,494° BT dan 5,469° LU, dengan magnitudo M 6,0 pada kedalaman 43,6 km.


Pusat gempa bumi berada di laut. Lokasi terdekat dengan pusat gempa bumi adalah Pulau Miangas dan Pulau Karakelang, Kepulauan Talaud. Lokasi terdekat ini tersusun oleh batuan berumur Tersier. Batuan ini mudah longsor. Batuan yang lebih lunak akan memperkuat efek guncangan gempa sehingga guncangan gempa akan lebih terasa.


Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, diperkirakan gempa bumi berasosiasi dengan kelurusan dari Subduksi Mayu di Perairan Talaud.


Belum ada laporan korban dan kerusakan yang diakibatkan oleh gempa ini. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami karena energi gempa tersebut tidak cukup untuk menghasilkan tsunami dan kemungkinan tidak ada dislokasi dasar laut.


1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPPD setempat, serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM