Tanggapan Kejadian
42 km barat daya Kabupaten Jember, Jawa Timur

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 16 Desember 2021 pukul 06:01:33 WIB

5.1 SR Tidak berpotensi Tsunami

IV ; II - III Banyuwangi ; III Denpasar, Kuta dan Legian

Kejadian gempa bumi terjadi pada hari Kamis, tanggal 16 Desember 2021 pukul 06:01:33 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di barat daya Jember pada koordinat 8,55°LS dan 113,49°BT dengan magnitudo (M5,1) pada kedalaman 10 km dan berjarak sekitar 42 km barat daya Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan data dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 8,601°LS dan 113,445°BT dengan magnitudo (M4,8) pada kedalaman 10 km. Menurut data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 8,78°LS dan 113,42°BT, dengan magnitudo (M4,9) pada kedalaman 10 km.


Daerah yang terdekat dengan lokasi pusat gempabumi adalah sepanjang pantai selatan Lumajang, Jember dan Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Sebagian besar daerah tersebut tersusun morfologi dataran pantai dan perbukitan. Daerah tersebut tersusun oleh batuan berumur Tersier berupa batuan sedimen, batugamping dan batuan rombakan gunung api, sebagian tersusun oleh endapan Kuarter berupa endapan aluvial pantai, aluvial sungai dan batuan rombakan gunung api muda (daerah Kunir, Yosowilangun, Puger, dan Kedungkaji). Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi. Berdasarkan data lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya yang dangkal, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas sesar aktif yang berkembang di wilayah laut selatan Jember. Karakteristik sesar aktif ini belum teridentifikasi dengan baik sebagai sumber gempa bumi.


Hingga laporan ini dibuat menurut informasi dari media online, kejadian gempa bumi ini telah mengakibatkan terjadinya kerusakan bangunan di daerah Sumbersari, Kabupaten Jember. Berdasarkan informasi BMKG, guncangan gempa bumi terasa di sekitar lokasi pusat gempa bumi pada skala IV (Modified Mercally Intensity), di Banyuwangi pada skala II - III skala MMI, di Denpasar, Kuta dan Legian pada skala intensitas III MMI. Berdasarkan peta Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi (KRBG) yang dikeluarkan oleh PVMBG - Badan Geologi, KESDM, wilayah pantai selatan Jawa Timur merupakan daerah rawan bencana gempa bumi tinggi, yang memiliki potensi terdampak guncangan gempa bumi lebih dari VIII skala MMI. Kejadian gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena walaupun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadianya tsunami.


(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman sesuai dengan arahan dari BPBD dan Pemerintah Kabupaten setempat.
(3) Bangunan di Kabupaten Jember harus dibangun dengan konstruksi bangunan tahan guncangan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
(4) Meskipun kejadian gempa bumi ini tidak memicu terjadinya tsunami, namun pantai di Kabupaten Jember tergolong rawan tsunami. Oleh karena itu harus dilakukan upaya mitigasi tsunami.
(5) Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM