Tanggapan Kejadian
16 km baratlaut Sumur

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 23 Mei 2021 pukul 10:50:51 WIB

5.2 SR Tidak berpotensi Tsunami

Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, 23 Mei 2021, pada pukul 10:50 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi pertama terletak pada koordinat 105,43° BT dan 6,64° LS (16 km baratlaut Sumur, Banten), dengan magnitudo M5,2 pada kedalaman 10 km. Berdasarkan informasi dari GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 105,25°BT dan 6,54°LS dengan kekuatan 4,8 Mw dan kedalaman 10 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 105,606° BT dan 6,296° LS, dengan magnitudo M 5,2 pada kedalaman 18 km.


Pusat gempa bumi terletak di wilayah Selat Sunda. Kegempaan di wilayah tersebut sangat dipengaruhi oleh penunjaman Sunda di sebelah Barat Pulau Sumatera, sesar-sesar aktif di wilayah tersebut termasuk kemenerusan Sesar Mentawai dan Sesar Besar Sumatra, serta sesar-sesar aktif di Selat Sunda. Wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi adalah pesisir barat Banten yang secara litologi disusun oleh batuan sedimen dan batuan hasil rombakan gunungapi berumur Tersier hingga Kuarter. Guncangan gempa bumi pada umumnya akan dirasakan lebih kuat pada wilayah yg disusun oleh batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.


Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas sesar di lokasi tersebut.


Sinyal gempa bumi terekam pada alat pemantauan G. Anak Krakatau, namun guncangannya tidak dirasakan di Pos Pengamatan. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi terkait kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.


1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM