Tanggapan Kejadian
71,6 km selatan Kota Gorontalo

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 07 Januari 2021 pukul 03:59:37 WIB

6.4 SR Tidak berpotensi Tsunami

Gorontalo, Luwuk II-III MMI; Pos PGA Colo, Manado, Bolsel, Ternate, Tidore II MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Kamis tanggal 7 Januari 2021 pukul 03:59 WIB. Menurut informasi dari BMKG lokasi pusat gempa bumi berada di laut pada koordinat 123,05° BT dan 0,10° LS, dengan magnitudo (M6,4) pada kedalaman 131 Km, berada pada jarak sekitar 71,6 km selatan Kota Gorontalo. The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat melaporkan bahwa lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 122,928° BT dan 0,014° LU, dengan magnitudo (M 6,1) pada kedalaman 157,4 km. Menurut data GFZ Jerman lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 122,88° BT dan 0,00° LS, dengan magnitudo (M6,1) pada kedalaman 165 km.


Lokasi pusat gempa bumi terletak lebih dekat dengan daerah Kota Gorontalo. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh endapan Kuarter yang terdiri – dari endapan pantai, endapan sungai dan batuan berumur Tersier yang terdiri-dari batuan sedimen, batugamping dan rombakan gunungapi. Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.


Berdasarkan lokasi, kedalaman pusat gempa bumi dan data mekanisme sumber dari USGS Amerika Serikat dan GFZ Jerman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh mekanisme sesar naik berarah timur laut – barat daya. Sesar naik ini merupakan bagian dari zona penunjaman ganda Punggungan Talaud Mayu yang terletak di timur Sulawesi Utara dan barat Halmahera.


Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat kejadian gempa bumi ini. Kejadian gempa bumi ini terekam di Pos Pengamatan Gunung Api Colo di pulau Togian, Provinsi Sulawesi Tengah dengan Amplitudo maksimal 48 mm pada skala II MMI (Modified Mercally Intensity). Menurut data BMKG guncangan gempa bumi terasa di Kota Gorontalo pada skala II - III MMI. Kejadian gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, karena energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.


a) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
b) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM