Tanggapan Kejadian
64 km tenggara Kabupaten Sumba Timur

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 29 Desember 2020 pukul 07:37:06 WIB

5 SR Tidak berpotensi Tsunami

Waingapu II MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa tanggal 29 Desember 2020 pukul 07:37 WIB. Berdasarkan data dari BMKG lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 120,41° BT dan 10,21° LS, dengan magnitudo (M5,0) pada kedalaman 10 km dan berjarak sekitar 64 km tenggara Kota Waingapu (ibu kota Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur). Menurut data USGS Amerika Serikat lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 120,274° BT dan 10,357° LS, dengan magnitudo (M4,6) pada kedalaman 35 km.


Lokasi pusat gempa bumi terletak di daerah Kabupaten Sumba Timur. Wilayah tersebut pada umumnya disusun oleh batuan berumur Tersier yang terdiri-dari batuan sedimen dan batugamping, serta endapan Kuarter yang terdiri-dari endapan pantai dan endapan aluvial. Sebagian besar batuan berumur Tersier tersebut terutama batugamping masih bersifat segar (fresh) dan sebagian telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut pada umumnya bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan akan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.


Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman, maka kejadian gempa bumi tersebut diperkirakan berkaitan dengan aktivitas sesar aktif yang terletak di sekitar lokasi pusat gempa bumi. Berdasarkan data Demnas terlihat adanya kelurusan berarah barat laut – tenggara di sekitar lokasi pusat gempa bumi.


Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada laporan tentang kerusakan bangunan dan korban jiwa akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut informasi dari BMKG guncangan gempa bumi di daerah Kabupaten Sumba Timur terasa pada skala III – IV MMI (Modified Mercally Intensity). Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami karena lokasi pusat gempa bumi terletak di darat.


a. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, serta tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya mengenai gempa bumi dan tsunami.
b. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan dengan kekuatan lebih kecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM