Tanggapan Kejadian
90,6 km tenggara Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 28 Desember 2020 pukul 14:31:10 WIB

5.4 SR Tidak berpotensi Tsunami

Kota Mobagu, Banggai Laut, Luwuk II-III MMI ; PPGA Ambang, Manado, Bitung, Modayag Boltim, Sumalata, Taliabu, Bitung, Gorontalo II MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Senin tanggal 28 Desember 2020 pukul 14:31 WIB. Menurut informasi dari BMKG lokasi pusat gempa bumi berada di Laut Maluku pada koordinat 0,24°LS dan 124,57°BT, dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 10 Km, berada pada jarak sekitar 90,6 km tenggara kota Bolaang Uki (ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara). The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat melaporkan bahwa lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 124,544°BT dan 0,237°LS dengan magnitudo (M5,5) pada kedalaman 50,8 km. Menurut data GFZ Jerman lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 124,54°BT dan 0,18°LS dengan magnitudo (M5,1) pada kedalaman 42 km.


Lokasi pusat gempa bumi terletak lebih dekat dengan daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh endapan Kuarter yang terdiri – dari endapan pantai, endapan sungai dan batuan berumur Tersier yang terdiri-dari batuan sedimen dan rombakan gunungapi. Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.


Berdasarkan lokasi, kedalaman pusat gempa bumi dan data mekanisme sumber dari GFZ Jerman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh mekanisme sesar naik berarah timur laut – barat daya. Sesar naik ini merupakan bagian dari zona penunjaman ganda Punggungan Talaud Mayu yang terletak di timur Sulawesi Utara dan barat Halmahera.


Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat kejadian gempa bumi ini. Kejadian gempa bumi tersebut terasa di Pos Pengamatan Gunung Api Ambang (terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara) pada skala II MMI (Modified Mercally Intensity). Menurut data BMKG guncangan gempa bumi terasa di daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan pada skala III - IV MMI. Kejadian gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, karena energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.


a) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
b) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM