Tanggapan Kejadian
49 km utara – timur laut Kabupaten Talaud

Tanggapan dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 28 Desember 2020 pukul 11:46:17 WIB

5 SR Tidak berpotensi Tsunami

Gempa bumi terjadi pada hari Senin tanggal 28 Desember 2020 pukul 11:46:17 WIB di Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Menurut informasi dari BMKG lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 4,44 °LU dan 126,81°BT, dengan magnitudo (M5,0) pada kedalaman 10 km, berjarak sekitar 49 km utara – timur laut Kota Melonguane (ibu kota Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara). Berdasarkan data USGS Amerika Serikat lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 126,819°BT dan 4,576°LU dengan magnitudo (M5,3) pada kedalaman 97,7 km. Menurut data dari GFZ Jerman lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 4,61°LU dan 126,92°BT, dengan magnitudo (M5,2) pada kedalaman 99 km.


Lokasi pusat gempa bumi terletak dekat dengan daerah Kabupaten Talaud. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh endapan Kuarter yang terdiri – dari endapan pantai, endapan sungai dan batuan rombakan gunungapi muda yang sebagian telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan rombakan gunungapi muda yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.


Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas penunjaman ganda Punggungan Talaud Mayu. Jenis mekanisme pada sumber gempa bumi ini pada umumnya merupakan sesar naik yang berarah relatif utara – selatan.


Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut informasi BMKG guncangan gempa bumi terasa di daerah Kabupaten Talaud pada skala III-IV MMI (Modified Mercally Intensity). Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, karena lokasi pusat gempa bumi terletak di darat.


(1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM