Sabtu, 30 April 2022 - 4 minggu yang lalu

20:04:59 WIB

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 30 April 2022 pukul 20:04:59 WIB

Intensitas MMI: III Kep. Selayar

Episenter: 120,70° BT dan 6,67° LS, berjarak 47 km Tenggara Selayar Magnitudo (M5,2) pada kedalaman 10 km

• Masyarakat dihimbau tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari BPBD setempat.
• Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
• Memperhatikan kondisi bangunan yang ditinggali

5.2 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

01:25:25 WIB

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 30 April 2022 pukul 01:25:25 WIB

Intensitas MMI: III Lombok Timur, Lombok Barat, Mataram; II Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat

Episenter: 116,27° BT dan 9,75° LS, berjarak 115 km Selatan Lombok Tengah, NTB Magnitudo (M5,1) pada kedalaman 10 km

• Masyarakat dihimbau tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari BPBD setempat.
• Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

5.1 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Selasa, 05 April 2022 - 1 bulan yang lalu

08:44:06 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara 5 April 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 05 April 2022 pukul 08:44:06 WIB

Intensitas MMI: III-IV MMI Halmahera Barat

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, tanggal 5 April 2022, pukul 08:44:06 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terdapat di laut, pada koordinat 126,97 BT dan 2,11 LU, berjarak 125,8 km barat laut kota Jailolo (ibu kota Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara), dengan magnitudo (M6,0) pada kedalaman 10 km. Menurut data The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 126,882 BT dan 1,931 LU dengan magnitudo (M5,9) pada kedalaman 41,6 km. Berdasarkan data dari GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 126,94 BT dan 2,04 LU, dengan magnitudo (M5,7) pada kedalaman 10 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, namun tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

2. Bangunan di Kabupaten Halmahera Barat, agar dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.

3. Daerah pantai Kabupaten Halmahera Barat tergolong rawan bencana tsunami, oleh karena itu direkomendasikan agar ditingkatkan kegiatan mitigasi bencana tsunami melalui mitigasi struktural dan mitigasi non struktural.

4. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan _(collateral hazard)_ seperti retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

6 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Jumat, 04 Maret 2022 - 2 bulan yang lalu

14:00:33 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur 4 Maret 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 04 Maret 2022 pukul 14:00:33 WIB

Intensitas MMI: III Labuan Bajo, II Tambolaka

Gempa bumi terjadi pada hari Jumat, tanggal 4 Maret 2022, pukul 14:00:33 WIB. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terdapat di darat, pada koordinat 120,26 BT dan 9,72 LS, berjarak 6 km sebelah barat daya kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan magnitudo (M5,3) pada kedalaman 10 km. Menurut data The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat , lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 119,189 BT dan 9,313 LS (86 km selatan barat daya Pulau Komodo), dengan magnitudo (M4,3) pada kedalaman 78,9 km. Berdasarkan data dari GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 119,34 BT dan 9,51 LS, dengan magnitudo (M4,7) pada kedalaman 10 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, namun tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing isu yang tidak bertanggu jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

2. Bangunan di Kabupaten Sumba Timur, diharapkan menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi

3. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) seperti retakan tanah, penurunan tanan, gerakan tanah dan likuefaksi.

5.3 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Selasa, 01 Maret 2022 - 2 bulan yang lalu

14:16:30 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Tanggal 1 Maret 2022 Di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 01 Maret 2022 pukul 14:16:30 WIB

Intensitas MMI: II-III Paser

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, tanggal 1 Maret 2022, pukul 14:16:30 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 115,81° BT dan 1,94° LS, berjarak sekitar 46 km barat laut Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, dengan magnitudo (M4,5) pada kedalaman 10 km.

1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami

2. Bangunan di Kabupaten Paser harus dibangun dengan menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi

3. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) yaitu retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

4.5 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Jumat, 25 Februari 2022 - 3 bulan yang lalu

08:39:29 WIB

ANALISIS GEOLOGI KEJADIAN GEMPA BUMI MERUSAK DI PASAMAN, SUMATRA BARAT, TANGGAL 25 FEBRUARI 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 25 Februari 2022 pukul 08:39:29 WIB

Intensitas MMI: V MMI di Pasaman; IV MMI di Agam, Bukit Tinggi, Padang Panjang; III MMI di PPGA Talang, Padang, Payakumbuh, Aek Godang, Gunungsitoli; II MMI di Pesisir Selatan, Rantau Parapat, NIas Selatan, Bangkinang, Malaysia, Singapura

Gempa bumi terjadi pada hari Jum'at, tanggal 25 Februari 2022, pukul 08:39:29 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di Utara G. Talamau pada koordinat 99,98° BT dan 0.15° LU, berjarak sekitar 17,5 km timur laut Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, dengan magnitudo (M6,2) pada kedalaman 10 km. Menurut informasi dari The United States Geological Survey(USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 100,106° BT dan 0,233° LU dengan magnitudo (M6,2) pada kedalaman 12,3 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 99,97° BT dan 0,11° LU, dengan magnitudo (M6,0) pada kedalaman 10 km. Kejadian gempa bumi didahului oleh gempa bumi awal dengan kekuatan M5,2 pada kedalaman 10 km, pukul 08:35:51 WIB, pada koordinat 99,99° BT dan 0,14° LU berjarak 18 km timur laut Pasaman Barat.

(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

(2) Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman. Waspada terhadap gempa bumi susulan yang dapat merobohkan bangunan yang sudah rusak pada gempa bumi kuat pertama

(3) Kejadian gempa bumi ini berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan berupa retakan tanah, penurunan tanah, dan gerakan tanah. Oleh karena itu penduduk agar waspada dengan gejala tersebut.

(4) Agar penduduk mewaspadai retakan tanah pada bagian atas perbukitan yang dapat berpotensi berkembang menjadi gerakan tanah dipicu oleh guncangan gempa bumi kuat dan/atau curah hujan tinggi.

(5) Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung sesuai BSN, SNI 1726:2019 sebaiknya dapat dipatuhi.

6.2 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Jumat, 04 Februari 2022 - 3 bulan yang lalu

17:10:45 WIB

ANALISIS GEOLOGI KEJADIAN GEMPA BUMI DI PERAIRAN SELATAN PROVINSI BANTEN, TANGGAL 4 FEBRUARI 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 04 Februari 2022 pukul 17:10:45 WIB

Intensitas MMI: IV Pelabuhanratu

Gempa bumi terjadi pada hari Jum'at, tanggal 4 Februari 2022, pukul 17:10:45 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di Samudera Hindia pada koordinat 105,92° BT dan 7,48° LS, berjarak sekitar 72,2 km barat daya Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dengan magnitudo (M5,5) pada kedalaman 10 km. Menurut informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 105,949° BT dan 7,305° LS dengan magnitudo (M5,2) pada kedalaman 47 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 105,96° BT dan 7,19° LS, dengan magnitudo (M5,1) pada kedalaman 44 km.

(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

(2) Bangunan di Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Sukabumi harus dibangun dengan menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.

(3) Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) yaitu retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

5.5 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Selasa, 25 Januari 2022 - 4 bulan yang lalu

04:14:14 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Pulau Lombok, Tanggal 25 Januari 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 25 Januari 2022 pukul 04:14:14 WIB

Intensitas MMI: IV Mataram

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, tanggal 25 Januari 2022, pukul 04:14:14 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 8.78 LS dan 116.14 BT, berjarak sekitar 21,75 km selatan kota Mataram dengan magnitudo (M4,6) pada kedalaman 10 km. Adapun stasiun The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat dan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, tidak mencatat kejadian gempa bumi tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
Bangunan di Pulau Lombok harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
Oleh karena daerah pantai Pulau Lombok tergolong rawan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi tsunami melalui mitigasi struktural dan mitigasi non struktural.
Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

4.6 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Sabtu, 22 Januari 2022 - 4 bulan yang lalu

09:26:13 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Merusak Di Kabupaten Kepulauan Talaud, Tanggal 22 Januari 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 22 Januari 2022 pukul 09:26:13 WIB

Intensitas MMI: IV MMI Melonguane

Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, tanggal 22 Januari 2022, pukul 09:26:13 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 126.82° BT dan 3.67° LU, berjarak sekitar 41.3 km tenggara Kota Melonguane (ibu kota Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara), dengan magnitudo (M6.1) pada kedalaman 12 km. Menurut informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 126.675° BT dan 3.695° LU dengan magnitudo (M6.0) pada kedalaman 24 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 126.63° BT dan 3.67° LU, dengan magnitudo (M6.0) pada kedalaman 24 km.

1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
2. Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi terlebih dahulu ke tempat aman sesuai dengan arahan dari BPBD dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.
3. Bangunan di Kabupaten Kepulauan Talaud harus dibangun dengan menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
4. Oleh karena daerah pantai Kabupaten Kabupaten Kepulauan Talaud tergolong rawan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi tsunami melalui mitigasi struktutral dan non structural.
5. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

6.1 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Jumat, 14 Januari 2022 - 4 bulan yang lalu

16:05:41 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Merusak Di Perairan Selatan Provinsi Banten, Tanggal 14 Januari 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 14 Januari 2022 pukul 16:05:41 WIB

Intensitas MMI: VI-VII MMI ; Jakarta III-IV MMI ; di Bandung II-III MMI

Gempa bumi terjadi pada hari Jum'at, tanggal 14 Januari 2022, pukul 16:05:41 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 105,26° BT dan 7,01° LS, berjarak sekitar 52 km barat daya Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dengan magnitudo M6,7) pada kedalaman 10 km. Menurut informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 105,251° BT dan 6,929° LS dengan magnitudo M6,6 pada kedalaman 37,2 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 105,34° BT dan 6,84° LS, dengan magnitudo M6,5 (Mw) pada kedalaman 44 km.

1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami
2. Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi terlebih dahulu ke tempat aman sesuai dengan arahan dari BPBD dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang
3. Bangunan di Kabupaten Pandeglang harus dibangun dengan menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi
4. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya tsunami, namun diperkirakan berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) yaitu retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi
5. Badan Geologi akan mengirimkan Tim Tanggap Darurat ke lokasi bencana

6.7 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Cari data laporan dan kajian gempa bumi dan tsunami


Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM