Selasa, 10 Januari 2023 - 4 minggu yang lalu

00:47:34 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Merusak Tanggal 10 Januari 2023 Di Laut Banda, Maluku

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 10 Januari 2023 pukul 00:47:34 WIB

Intensitas MMI: V Saumlaki, III-IV Sorong, III-IV Kaimana, II-III Merauke, II-III Nabire, II-III Tanah Merah, II-III Wamena, II-III Bakunase, II-III Kolhua, II-III Sabu, II-III Rote, II-III Ende, II-III Amarasi Selatan, II-III Kota Kupang, I

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, tanggal 10 Januari 2023, pukul 00:47:34 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di Laut Banda pada koordinat 130,18 BT dan 7,25 LS, berjarak sekitar 151,2 km barat laut kota Saumlaki (ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku), dengan magnitudo (M7,9) pada kedalaman 131 km. Menurut data The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 130,038 BT dan 7,049 LS dengan magnitudo (M7,6) pada kedalaman 105,1 km. Berdasarkan data dari GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 129,98 BT dan 7,11 LS, dengan magnitudo (M7,6) pada kedalaman 108 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami
2. Bangunan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya, agar dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi
3. Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya tergolong rawan bencana gempa bumi dan tsunami, oleh karena itu direkomendasikan agar meningkatkan upaya mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami melalui mitigasi struktural dan mitigasi non struktural.
4. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

7.9 SR Berpotensi terjadi Tsunami

Lihat Detail

Senin, 09 Januari 2023 - 4 minggu yang lalu

19:26:31 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Perairan Selatan Pacitan, Jawa Timur, Tanggal 9 Januari 2023

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 09 Januari 2023 pukul 19:26:31 WIB

Intensitas MMI: II-III Pacitan, II-III Gunungkidul, II-III Bantul, II-III Kota Yogyakarta, II-III Sleman, II-III Kulonprogo, II-III Wonogiri, II-III Purworejo, II-III Cilacap, II - III Nganjuk, II - III Kediri, II - III Tulungagung, II - III

Gempa bumi terjadi pada hari Senin, tanggal 9 Januari 2023, pukul 19:26:31 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di Samudera Hindia pada koordinat 8,93 LS dan 111,13 BT, dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 59 km, berjarak sekitar 81 km selatan Kota Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Menurut data The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 111,121 BT dan 9,057 LS dengan magnitudo (M5,2) pada kedalaman 55,4 km. Berdasarkan data dari GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 111,17 BT dan 8,82 LS, dengan magnitudo (M5,3) pada kedalaman 60 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami
2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang kekuatannya lebih kecil
3. Daerah pantai selatan Provinsi DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur tergolong rawan bencana gempa bumi dan tsunami, oleh karena itu direkomendasikan agar ditingkatkan upaya mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami melalui mitigasi struktural dan mitigasi non struktural
4. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) seperti retakan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

5.6 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Kamis, 22 Desember 2022 - 1 bulan yang lalu

04:18:28 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Merusak Di Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, Tanggal 22 Desember 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 22 Desember 2022 pukul 04:18:28 WIB

Intensitas MMI: III Kuningan, II - III Cirebon, II - III Majalengka

Gempa bumi terjadi pada hari Kamis, tanggal 22 Desember 2022, pukul 04:18:28 WIB. Menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 108,48 BT dan 6,99 LS, berjarak sekitar 1 km selatan Kota Kuningan, Provinsi Jawa Barat, dengan magnitudo M3,8 pada kedalaman 5 km. Adapun stasiun USGS Amerika Serikat dan GFZ Jerman tidak mencatat kejadian gempa bumi tersebut.

-. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami
-. Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman
-. Bangunan di Kabupaten Kuningan harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi
-. Oleh karena wilayah Kabupaten Kuningan tergolong rawan gempa bumi, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural
-. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

3.8 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Selasa, 13 Desember 2022 - 1 bulan yang lalu

17:38:24 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Merusak Di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 13 Desember 2022 pukul 17:38:24 WIB

Intensitas MMI: VI Kabupaten Karangasem

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, tanggal 13 Desember 2022, pukul 17:38:24 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 8,16 LS dan 115,62 BT, berjarak sekitar 31,69 km utara kota Amlapura (ibu kota Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali) dengan magnitudo (M5,2) pada kedalaman 10 km. Menurut informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 115,617 BT dan 8,261 LS dengan magnitudo M5,2 pada kedalaman 10 km. Menurut data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 115,59 BT dan 8,27 LS, dengan magnitudo M5,2 pada kedalaman 10 km. Kejadian gempa bumi ini dimulai dengan gempa bumi awal dan juga terjadi gempa bumi susulan. Stasiun BMKG mencatat gempa bumi awal tanggal 13 Desember 2022 pukul 16:56:41 WIB dan 17:00:42 WIB dengan magnitudo (M4,8) dan (M4,7), serta gempa bumi susulan pukul 22:32:53 dan tanggal 14 Desember 2022 pukul 03:17:22 dengan magnitudo (M3,3) dan (M3,9).

1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami
2. Bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman
3. Bangunan di Kabupaten Karangasem harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi
4. Oleh karena Kabupaten Karangasem tergolong rawan gempa bumi dan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan mitigasi non struktural
5. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

5.2 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Kamis, 08 Desember 2022 - 1 bulan yang lalu

07:50:57 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Tanggal 8 Desember 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 08 Desember 2022 pukul 07:50:57 WIB

Intensitas MMI: III Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung; II Jakarta dan Tangerang

Gempa bumi terjadi pada hari Kamis, tanggal 8 Desember 2022, pukul 07:50:57 WIB. Menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 106,99 BT dan 7,11 LS, berjarak sekitar 22,5 km tenggara-selatan Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, dengan magnitudo M5,8 pada kedalaman 104 km. Berdasarkan informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 107,159 BT dan 6,738 LS dengan magnitudo M5,8 pada kedalaman 123,7 km. Menurut data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 107,06 BT dan 6,95 LS, dengan magnitudo M5,7 pada kedalaman 113 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami
2. Bangunan di Kabupaten Sukabumi harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi
3. Oleh karena wilayah Kabupaten Sukabumi tergolong rawan gempa bumi dan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural
4. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

5.8 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Sabtu, 03 Desember 2022 - 2 bulan yang lalu

16:49:41 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Merusak Di Kabupaten Garut Dan Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Tanggal 3 Desember 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 03 Desember 2022 pukul 16:49:41 WIB

Intensitas MMI: IV Garut dan Cianjur; III Tasikmalaya, Kabupaten Bandung dan Kota Bandung

Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, tanggal 3 Desember 2022, pukul 16:49:41 WIB. Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 107,52 BT dan 7,51 LS, berjarak sekitar 26,7 km barat laut Kecamatan Pameungpeuk (Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat), dengan magnitudo M6,4 pada kedalaman 118 km. Berdasarkan informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 107,588 BT dan 7,249 LS dengan magnitudo M5,7 pada kedalaman 112,5 km. Menurut data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 107,62 BT dan 7,36 LS, dengan magnitudo M5,7 pada kedalaman 115 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
2. Bangunan di Kabupaten Garut dan Cianjur harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
3. Oleh karena wilayah Kabupaten Garut dan Cianjur tergolong rawan gempa bumi dan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural.
4. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

6.4 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Senin, 21 November 2022 - 2 bulan yang lalu

13:21:10 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Merusak Di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Tanggal 21 November 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 21 November 2022 pukul 13:21:10 WIB

Intensitas MMI: V-VI Cianjur

Gempa bumi terjadi pada hari Senin, tanggal 21 November 2022, pukul 13:21:10 WIB. Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 107,05 BT dan 6,84 LS, berjarak sekitar 9,65 km barat daya Kota Cianjur atau 16,8 km timur laut Kota Sukabumi, dengan magnitudo M5,6 pada kedalaman 10 km. Berdasarkan informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 107,095 BT dan 6,853 LS dengan magnitudo M5,6 pada kedalaman 10 km. Menurut data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 107,05 BT dan 6,89 LS, dengan magnitudo M5,5 pada kedalaman 10 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi.
2. Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman sesuai dengan arahan dari BPBD setempat.
3. Bangunan di Kabupaten Cianjur harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
4. Oleh karena wilayah Kabupaten Cianjur tergolong rawan gempa bumi, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural.
5. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya sesar permukaan dan bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.
6. Badan Geologi akan mengirim Tim Tanggap Darurat (TTD) ke lokasi bencana guna melakukan pemetaan dampak gempa bumi dan memberikan rekomendasi teknis guna membantu Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi lokasi bencana.

5.6 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Minggu, 20 November 2022 - 2 bulan yang lalu

01:28:28 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Tanggal 20 November 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 20 November 2022 pukul 01:28:28 WIB

Intensitas MMI: IV Garut

Gempa bumi terjadi pada hari Minggu, tanggal 20 November 2022, pukul 01:28:28 WIB. Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 107,89 BT dan 8,01 LS, berjarak sekitar 89 km selatan Kota Garut (ibu kota Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat), dengan magnitudo M5,1 pada kedalaman 70 km. Berdasarkan informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 108,018 BT dan 7,804 LS dengan magnitudo M5,0 pada kedalaman 76 km. Menurut data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 108,01 BT dan 7,82 LS, dengan magnitudo M4,9 pada kedalaman 74 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi.
2. Bangunan di Kabupaten Garut harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
3. Oleh karena wilayah Kabupaten Garut tergolong rawan gempa bumi dan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural.
4. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

5.1 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Jumat, 18 November 2022 - 2 bulan yang lalu

20:37:06 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Provinsi Bengkulu, Tanggal 18 November 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 18 November 2022 pukul 20:37:06 WIB

Intensitas MMI: IV Pulau Enggano, Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Selatan

Gempa bumi terjadi pada hari Jumat, tanggal 18 November 2022, pukul 20:37:06 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di Samudera Hindia pada koordinat 100,65 BT dan 4,88 LS, berjarak sekitar 215,8 km barat daya Kota Bengkulu (ibu kota Provinsi Bengkulu), dengan magnitudo (M6,8) pada kedalaman 10 km. Menurut informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 100,738 BT dan 4,956 LS dengan magnitudo (M6,9) pada kedalaman 10 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 100,90 BT dan 4,77 LS, dengan magnitudo (M6,8) pada kedalaman 10 km.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
2. Bangunan di Pulau Enggano, Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Bengkulu Selatan harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
3. Oleh karena daerah pantai Provinsi Bengkulu tergolong rawan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi tsunami melalui mitigasi struktural dan mitigasi non struktural.
4. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

6.8 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Sabtu, 12 November 2022 - 2 bulan yang lalu

20:18:45 WIB

Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Merusak Di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Tanggal 12 November 2022

Kajian dibuat oleh Arianne Pingkan Lewu, S.T., 12 November 2022 pukul 20:18:45 WIB

Intensitas MMI: III Garut

Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, tanggal 12 November 2022, pukul 20:18:45 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 107,36 BT dan 8,18 LS, berjarak sekitar 122,5 km barat daya Kota Garut (ibu kota Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat), dengan magnitudo M5,3 pada kedalaman 10 km. Menurut informasi dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 107,378 BT dan 8,179 LS dengan magnitudo M5,2 pada kedalaman 44,6 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman, lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 107,37 BT dan 8,03 LS, dengan magnitudo M5,2 pada kedalaman 43 km. Sebelumnya stasiun BMKG pada lokasi pusat gempa bumi berdekatan mencatat terjadinya gempa bumi dengan kekuatan M4,9 pada pukul 19:23:33 WIB.

1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi.
2. Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman sesuai dengan arahan dari BPBD setempat.
3. Bangunan di Kabupaten Garut harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi guna menghindari dari risiko kerusakan. Selain itu juga harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi.
4. Oleh karena wilayah Kabupaten Garut tergolong rawan gempa bumi dan tsunami, maka harus ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural.
5. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi

5.3 SR Tidak berpotensi Tsunami

Lihat Detail

Cari data laporan dan kajian gempa bumi dan tsunami


Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM