Skala intensitas tsunami
Skala intensitas tsunami

Diperbarui pada Kamis, 04 November 2021 15:40:52 WIB

Menggambarkan tinggi gelombang di darat dan tingkat kerusakan yang diakibatkannya.

Skala Intensitas
TInggi Gelombang (meter)
Keterangan landaan/inundansi tsunami
I
-
Tidak teramati.
II
-
Hampir tidak terasa oleh semua orang di kapal kecil. Tidak teramati di pantai. Tidak ada dampak dan tidak membahayakan.
III
-
Terasakan oleh sebagian orang di kapal kecil. Teramati oleh sebagian kecil orang di pantai. Tidak ada dampak dan tidak membahayakan.
IV
-
Terasa oleh semua orang di kapal kecil & sedikit orang di kapal besar. Teramati oleh sebagian orang di pantai. Kapal kecil bergerak sedikit ke arah darat. Tidak membahayakan.
V

1

Terasa oleh semua orang di kapal besar dan teramati di pantai. Sebagian kecil orang ketakutan dan lari ke tempat yang lebih tinggi. Kapal-kapal kecil bergerak cepat ke darat, beberapa diantaranya bertabrakan dengan yang lainnya dan terbalik. Pasir terendapkan pada tempat tertentu. Terjadi banjir pada lahan yang tidak berpenghalang dekat pantai.
VI
2
Banyak orang ketakutan dan lari ke tempat yang lebih tinggi. Sebagian besar kapal kecil terhempas ke darat, saling bertabrakan dan terbalik. Kerusakan dan banjir pada sebagian bangunan kayu. Sebagian besar bangunan masih bertahan.
VII
4
Sebagian besar orang ketakutan dan lari ke tempat yang lebih tinggi. Kapal-kapal kecil rusak. Sebagian kecil kapal besar terhempas ke darat. Benda-benda berbagai ukuran terhempas dan terapung. Meninggalkan lapisan pasir dan bongkahan. Sebagian kecil rakit hanyut. Banyak bangunan kayu rusak dan sebagian kecil hanyut.
VIII
6
Semua orang ketakutan dan lari ke tempat yang lebih tinggi, sebagian kecil hanyut. Sebagian besar kapal kecil rusak dan hanyut. Sebagian kecil kapal besar terhempas ke darat dan bertabrakan satu dengan lainnya. Benda-benda besar terapung. Erosi mengotori daerah pantai. Terjadi banjir yang luas. Sebagian besar rakit hanyut, sebagian kecil lainnya rusak. Sebagian besar bangunan kayu hanyut & hancur. Banyak bangunan beton rusak.
IX
8
Banyak orang hanyut. Sebagian besar kapal kecil hancur dan hanyut. Banyak kapal besar terhempas ke darat, sebagian kecil diantaranya hancur. Erosi luas mengotori pantai. Terjadi amblesan tanah setempat. Sebagian besar rakit hanyut & rusak.
X
12
Umumnya panik, sebagian besar orang hanyut. Sebagian besar kapal besar terhempas ke darat. Bongkah kecil dasar laut terbawa ke darat. Mobil hanyut, terjadi amblesan di banyak tempat. Bangunan permanen rusak, tembok penahan gelombang di pantai hancur.
XI
16
Sarana kehidupan lumpuh. Gelombang balik menyeret mobil & benda-benda lainnya ke laut. Bongkah-bongkah besar dasar laut terbawa ke darat.
XII
32
Semua bangunan permanen rusak. Beberapa bangunan dengan konstruksi beton bertulang masih dapat bertahan.
Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM