Obsidian
Obsidian

Diperbarui pada Kamis, 04 November 2021 14:07:51 WIB

Obsidian (/ˌɒbˈsɪdiən/; /əb-/) adalah gelas vulkanik alami yang terbentuk ketika magma yang dikeluarkan dari gunung api mendingin dengan cepat dengan pertumbuhan kristal yang minimal. Obsidian termasuk ke dalam batuan beku. Obsidian dihasilkan dari lava felsic, kaya akan unsur-unsur ringan seperti silikon, oksigen, aluminium, natrium, dan kalium. Pada umumnya obsidian ditemukan dalam margin aliran lava riolitik yang dikenal sebagai aliran obsidian. Aliran ini memiliki kandungan silika yang tinggi, memberikan mereka viskositas tinggi. Viskositas tinggi menghambat difusi atom melalui lava, yang menghambat langkah pertama (nukleasi) dalam pembentukan kristal mineral. Bersama dengan pendinginan yang cepat, ini menghasilkan gelas alami yang terbentuk dari lava. Obsidian pada umumnya berdifat keras, rapuh, dan amorf. Pada masa lalu, digunakan untuk pembuatan alat potong dan tindik, dan telah digunakan secara eksperimental sebagai pisau bedah.
Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM