Lahar
Lahar

Diperbarui pada Kamis, 04 November 2021 09:36:55 WIB

Lahar (berasal dari bahasa jawa) adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan campuran aliran air dan puing-puing material piroklastik. Lahar dapat terjadi pada aliran sungai normal (konsentrasi sedimen kurang dari 30%), aliran hiperkonsentrasi (konsentrasi sedimen antara 30 dan 60%), atau aliran debris (konsentrasi sedimen melebihi 60%). Perilaku aliran lahar selanjutnya dapat bervariasi dalam ruang dan waktu dalam satu peristiwa, karena perubahan suplai sedimen dan suplai air. Lahar dapat digambarkan sebagai 'primer' atau 'syn-erupsi', jika terjadi bersamaan dengan, atau dipicu oleh, aktivitas vulkanik primer. Lahar 'sekunder' atau 'pasca-erupsi' terjadi tanpa adanya aktivitas vulkanik primer, misalnya sebagai akibat dari curah hujan selama jeda dalam aktivitas atau selama dormansi gunung api.
Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM