Kerusakan akibat tsunami
Kerusakan akibat tsunami

Diperbarui pada Kamis, 04 November 2021 15:05:11 WIB

Kerusakan lingkungan karena kejadian tsunami, berupa ;

(1). Pencemaran air permukaan dan air tanah yang disebabkan oleh terlepasnya material limbah dari kerusakan septik tank, saluran air kotor, tangki penimbunan bahan-bahan kimia, kontaminasi dari mayat manusia dan bangkai hewan.         

(2). Pencemaran udara berupa bau dan mikroorganisme patogen dari berbagai sumber.         

(3). Akumulasi limbah padat berupa kumpulan sampah dan runtuhan bangunan, batang pohon, dll.

(4). Kerusakan ekosistem terumbu karang, mangrove, dan pantai.

(5). Kerusakan lahan pertanian, tambak, hutan dan ekosistem daratan.

(6). Kehilangan lahan, khususnya pada garis pantai dan lahan sekitarnya.
Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM