Basalt
Basalt

Diperbarui pada Kamis, 04 November 2021 13:40:31 WIB

Basalt adalah batuan beku ekstrusif aphanitic yang terbentuk dari pendinginan cepat lava dengan viskositas rendah yang kaya akan magnesium dan besi (lava mafik) yang terpapar pada atau sangat dekat permukaan planet atau bulan berbatu. Lebih dari 90% dari semua batuan vulkanik di Bumi adalah basal. Basal berbutir halus yang didinginkan dengan cepat secara kimiawi setara dengan gabro berbutir kasar yang didinginkan dengan lambat. Letusan lava basal diamati oleh ahli geologi di sekitar 20 gunung berapi per tahun. Basalt juga merupakan jenis batuan penting pada benda planet lain di Tata Surya. Misalnya, sebagian besar dataran Venus, yang menutupi 80% permukaan, bersifat basaltik; maria bulan adalah dataran aliran lahar banjir-basaltik; dan basal adalah batuan umum di permukaan Mars. Lava basal cair memiliki viskositas rendah karena kandungan silikanya yang relatif rendah (antara 45% dan 52%), menghasilkan aliran lava yang bergerak cepat yang dapat menyebar ke area yang luas sebelum mendingin dan mengeras. Basal banjir adalah rangkaian tebal dari banyak aliran seperti itu yang dapat menutupi ratusan ribu kilometer persegi dan merupakan formasi vulkanik yang paling banyak jumlahnya. Magma basaltik di dalam Bumi diperkirakan berasal dari mantel atas. Kimia basal dengan demikian memberikan petunjuk tentang kondisi jauh di dalam interior bumi.
Follow Kami

Pilih salah satu akun sosial media kami untuk mendapatkan update terkini tentang bahaya geologi di Indonesia.


Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi

Kementerian ESDM